Tak Tanggung-Tanggung, Pemerintah Targetkan Rp 15,6 Triliun dari Pajak Seleb Medsos

Pemerintah bisa mendapatkan pemasukan hingga 1,2 miliar dolar AS atau setara Rp 15,6 triliun, jika bisa menarik pajak dari kegiatan di media sosial.

Tak Tanggung-Tanggung, Pemerintah Targetkan Rp 15,6 Triliun dari Pajak Seleb Medsos
intisarionline/Majalah Hai
Awkarin menjadi remaja selebgram kaya raya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi membenarkan bahwa pemerintah saat ini mulai mengupayakan adanya penerimaan pajak dari para pengguna akun yang menggunakan media sosialnya untuk menjual jasa dan barang.

Diprediksi, pemerintah bisa mendapatkan pemasukan hingga 1,2 miliar dolar AS atau setara Rp 15,6 triliun, jika bisa menarik pajak dari kegiatan di media sosial tersebut.

Pemilik akun media sosial yang akan dikenai pajak antara lain para selebgram yang mempromosikan sebuah produk di media sosial Instagram, atau pengguna Facebook yang menggunakan akunnya untuk berjualan.

"Pokoknya ada obyek, itu pasti kena pajak. Udah, itu aja, dan itu ada ketentuannya," kata Ken usai menghadiri seminar dengan tema "Implementasi dan Evaluasi Kebijakan 'Tax Amnesty'" di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Rabu (12/10/2016).

Tidak hanya itu, pemerintah juga akan menyasar seluruh warga Indonesia yang memiliki penghasilan di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) untuk dikenai pajak. "Semua disasar," ujarnya.(kompas.com, Kontributor Malang Andi Hartik)

Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved