SIAP-SIAP Ada 'Hujan' Obligasi Rp 3,13 Triliun di Kuartal Terakhir Tahun Ini

Pasar surat utang dalam negeri kembali basah. Bakal ada dua bank yang melego obligasi dengan nilai total Rp 3,13 triliun.

SIAP-SIAP Ada 'Hujan' Obligasi Rp 3,13 Triliun di Kuartal Terakhir Tahun Ini
kontan
Ilustrasi perdagangan saham. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Di awal kuartal empat ini, pasar surat utang dalam negeri kembali basah.

Bakal ada dua bank yang melego obligasi dengan nilai total Rp 3,13 triliun.

Mereka adalah PT Bank Pan Indonesia (Bank Panin) dan BRI Syariah.

Bank Panin dalam keterangan resmi menyebut akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2,13 triliun. Obligasi bertenor lima tahun ini menawarkan kupon sebesar 8,75 persen.

Penerbitan surat utang ini merupakan lanjutan dari penerbitan obligasi berkelanjutan II tahap I 2016 sebesar Rp 2 triliun.

Sekadar info, Panin Bank menargetkan bisa menghimpun dana sebesar Rp 10 triliun lewat penawaran obligasi berkelanjutan II ini.

Sedangkan BRI Syariah berniat menawarkan sukuk Mudharabah Subordinasi I senilai Rp 1 triliun.

Sukuk yang akan diterbitkan dengan jangka waktu tujuh tahun ini sudah memperoleh peringkat A+ dari Fitch Ratings. Dengan penerbitan ini rasio kecukupan modal atawa capital adequacy ratio (CAR) anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) ini bakal terkerek jadi 21 persen dari posisi di semester satu yang cuma sebesar 14,06 persen.

Head of Fixed Income Indomitra Securities Maximilianus Nico Demus menilai, sukuk BRI Syariah bakal lebih menarik.

Ia memperkirakan imbalan sukuk ini mencapai 9,25–9,75 persem. Ini dengan asumsi yield obligasi pemerintah tenor tujuh tahun mencapai 7,11 persen ditambah premium risk 336 basis poin.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved