Angin Kencang Terbangkan Atap Pelantar Pelabuhan Karimun, Ini Nilai Kerugiannya

Dalam dua hari ke depan, perbaikan atap pelantar Pelabuhan Karimun tuntas. Akibat angin kencang, atap beterbangan dan merugikan Rp 9 juta

Angin Kencang Terbangkan Atap Pelantar Pelabuhan Karimun, Ini Nilai Kerugiannya
tribunbatam/elhadif putra
Kondisi atap Pelabuhan Karimun rusak akibat angin kencang, Minggu (16/10/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Perbaikan jembatan penghubung ruang tunggu dan ponton pelabuhan domestik akan selesai dalam dua hari ini.

Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun selaku pihak pengelola pelabuhan terpaksa memperbaiki atap jembatan tersebut setelah rusak akibat terjangan angin kencang pada Minggu (16/10/2016) dini hari kemarin.

Menejer Teknik, Pelindo I Tanjungbalai Karimun, Kusmono yang dikonfirmasi mengatakan angin telah merusak atap serta bagian rangka jembatan. Diperkirakan kerugian yang diakibatkan oleh kerusakan ini sekitar Rp 9 juta.

"Atap, rangka boarding kita ganti semua. Waktu perbaikan dua malam ini. Dan, malam ini kita mulai perbaiki," kata Kusmono yang dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin (17/10/2016).

Sementara itu Kepala Terminal Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Helmi mengatakan perbaikan akan dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas pelabuhan.

"Kita minta perbaikannya selesai satu hari, tapi saya dengar pihak yang akan mengerjakannya minta satu atau dua malam," kata Helmi.

Ditambahkan Helmi, aktivitas pelabuhan domestik telah normal kembali sejak Minggu siang. Meski sebelumnya peristiwa ini sempat membuat pihak pengelola memindahkan kapal dan penumpang antar kabupaten/kota ke pelabuhan Internasional.

"Sekarang kendalanya hanya hujan karena atap jembatan rusak. Tapi aktivitas pelabuhan sudah normal kembali," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, cuaca ekstrem yang melanda Pulau Karimun pada Minggu dini hari, sekira pukul 02.00 WIB telah merusak atap lorong yang merupakan jembatan keluar masuk ponton pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun. Akibat kerusakan tersebut aktivitas pelabuhan sempat terganggu. Namun setelah bagian yang menjadi halangan disingkirkan, pelabuhan domestik kembali normal pada Minggu siang. (*) 

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help