Pejabat Pemkab Bintan Positif Narkoba, BNN Kepri Beri Toleransi. Ini Penjelasannya

Hasil tes urin di Pemkab Bintan terdapat seorang pejabat urinenya mengandung narkoba. Namun BNN Kepri menoleransinya karena alasan ini. Siapa dia?

Pejabat Pemkab Bintan Positif Narkoba, BNN Kepri Beri Toleransi. Ini Penjelasannya
tribunnews batam/thom limahekin
Ilustrasi. Ratusan pegawai Pemprov Kepri, mulai dari pejabat sampai honorer, di Tanjungpinang berbondong-bondang antre mengikuti tes urine, Senin (16/5/2016) pagi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Seorang pejabat eselon II Pemkab Bintan dipastikan urinenya positif mengandung narkoba jenis morfin.

Temuan terungkap saat tes urine, Senin (17/10/2016) pagi di Kantor Pemkab Bintan dilakukan BNN Kepri.

Kepala BNN Kepri AKBP Ahmad Yani mengonfirmasinya. "Ya benar, ada yang positif morfin saat tes urine," katanya.

Namun jangan dulu berprasangka macam-macam. Ada alasan alasan khusus mengapa urine sang pejabat tersebut mengandung morfin.

"Memang saat tes urine hasilnya positif. Namun ada alasan soal itu, dan alasan itu terkait medis (kesehatan)," kata Ahmad Yani.

Pejabat bersangkutan sedang berobat dan diwajibkan mengkonsumsi obat jantung. Dalam dosis obat jantung itu, di dalamnya terkandung unsur morfin dengan kadar tertentu. Morfin dalam obat itu bertujuan sebagai pengurang rasa nyeri atau sakit.

"Jadi dia itu tidak mengonsumsi morfin ya, tapi mengkonsumsi obat resmi, kebetulan saja dalam obat itu ada zat morfin dalam kadar tertentu. Dan itu secara medis sah (kesehatan), tidak salah," papar Ahmad Yani. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Selasa (18/10/2016)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved