Ini Alasan Pemerintah Kenapa Belum Juga Buka Pendaftaran CPNS

Dua tahun terakhir, pemerintah belum membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS)

Ini Alasan Pemerintah Kenapa Belum Juga Buka Pendaftaran CPNS
ANTARA FOTO/Moch Asim
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur melakukan inspeksi di Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) saat kunjungan kerja di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/8). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua tahun terakhir, pemerintah belum membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) baik untuk daerah maupun kementerian.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur menjelaskan bahwa pemerintah masih takut untuk membuka pendaftaran calon PNS karena masih banyaknya penumpukan pegawai negeri saat ini.

"Di beberapa tempat itu masih ada penumpukan PNS jadi tidak akan efektif jika terus ditambah.

Beberapa yang lainnya, kita masih lihat banyak PNS yang tidak produktif. Kami tidak berani untuk buka pendaftaran," kata Asman saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (18/10/2016)

Tidak jarang juga, kata Asman, PNS kemudian tidak mengerti harus mengerjakan apa saja saat masuk ke kantor dan hanya takut kepada alat sidik jari (finger print) untuk melakukan absensi.

Belum lagi, masih ada PNS di daerah yang tidak dinaikkan pangkat dan jabatannya hanya karena tidak disukai oleh kepala daerah yang sedang menjabat sehingga menghambat promosi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa bukan hal yang mudah untuk memecat seorang pegawai negeri sipil, sehingga harus ada perbaikan dalam sistem pemberhentian pegawai negeri.

"Ini juga harus diperhatikan apakah sanksi berupa teguran dan segala macamnya cukup atau tidak. Ini jadi pekerjaan rumah bersama pemerintah jika banyak PNS yang tidak produktif," kata Tjahjo Kumolo.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved