Delapan Warga Negara Tiongkok Diamankan Petugas Karena Salah Gunakan Izin Tinggal

Kedelapan WNA itu semuanya berjenis kelamin laki-laki. Mereka memiliki visa kunjungan yang berfungsi untuk wisata

Delapan Warga Negara Tiongkok Diamankan Petugas Karena Salah Gunakan Izin Tinggal
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Pejabat kantor Imigrasi Kendari saat menunjukkan paspor delapan WNA asal Tiongkok yang dinilai menyalahi izin tinggal. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Delapan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok diamankan petugas dari kantor Imigrasi Kelas IA Kendari, Sulawesi Tenggara, karena telah menyalahi izin tinggal.

Kepala Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian Kendari, Letehina, mengungkapkan, delapan warga asing asal Tiongkok itu diduga akan melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal yang telah diberikan.

Kedelapan WNA itu semuanya berjenis kelamin laki-laki. Mereka memiliki visa kunjungan yang berfungsi untuk wisata.

“Para WNA ini memegang bebas visa, tapi menyewa satu rumah, kalau bebas visa kan itu cuma wisata saja.

Kami duga mereka akan melakukan kegiatan lain yang tidak sesuai aturan keimigrasian,” kata Letehina dalam keterangan pers, Kamis (20/10/2016).

Saat ini, delapan WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan di kantor Imigrasi sebelum dilakukan deportasi ke negara asal.

Tak hanya itu, lanjut Letina, pihaknya masih mengidentifikasi perusahaan yang memfasilitasi kedatangan para WNA tersebut.

“Delapan WNA ini, sementara kami tempatkan dulu di ruang detensi imigrasi untuk selanjutnya kami terus melakukan penyelidikan lebih mendalam,” tuturnya.

Delapan WNA asal Tiongkok bernama Liu Dingan dengan paspor E82738934, Wu Weiyong dengan paspor E86033263. Liu Ruyi, paspor E81722458, Chen Xingpeng, dengan paspor G47548502.

Selain itu, Yin Ruyi dengan pspor E82738935, Wang Wangdong, dengan paspor E81722484, Zhou Xingwang, dengan paspor E87873838, dan terakhir, Xiao Zhenggao, pemegang paspor E84977242.

Letehina menambahkan, dalam sepuluh bulan terakhir ini pihaknya telah mendeportasi 12 orang WNA dan kebanyakan dari mereka adalah warga negara Tiongkok.

"Jadi petugas kami mengamankan delapan warga Tiongkok ini di BTN Sahaji, Jalan Haluoleo, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Rabu (19/10/2016) sekira pukul 10.00 pagi," katanya.(Kiki Andi Pati)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved