Kondisi Jalan Selayang Pandang di Tarempa Memprihatinkan, Makan Tumbal Pengendara Jalanan

Kondisi jalan Selayang Pandang (SP) yang menguhubungkan kota Tarempa menuju Tanjung Momong memprihatinkan, rapuh dan pagarnya hilang

Kondisi Jalan Selayang Pandang di Tarempa Memprihatinkan, Makan Tumbal Pengendara Jalanan
TRIBUN BATAM/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Ilustrasi. Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Lanal dan Koramil 02/Tarempa menambal sejumlah jalan yang kondisinya memprihatinkan di Tarempa. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kondisi jalan Selayang Pandang (SP) memprihatinkan. Jalan yang menguhubungkan kota Tarempa menuju Tanjung Momong serta sejumlah desa di Pulau Siantan ini, selain sudah rapuh pada bagian pondasi serta kondisi jalan yang mulai rusak, pagar pembatas jalan yang terpasang di sepanjang tepi jalan pun diketahui banyak yang hilang. Tak jarang, ikon kota Tarempa ini memakan korban jiwa bagi pengendara yang ugal-ugalan melewati jalan tersebut.

"Kondisinya memprihatinkan. Padahal ikon ibukota. Jalannya sudah mulai rusak, terlebih pondasi bangunannya. Besi pondasinya itu tidak jarang sudah ada yang kelihatan. Kalau terus menerus dihantam ombak, khawatir juga," ujar Azis satu diantara warga Tarempa Jum'at (21/10/2016).

Ia menambahkan, tidak jarang jalan Selayang Pandang ini kerap digunakan untuk sebagian masyarakat untuk menghabiskan waktu sore bersama kerabat maupun keluarga. Harapan kepada Pemerintah Daerah untuk memperbaiki jalan tersebut, diakuinya menjadi hal mutlak bagi kenyamanan dan keselamatan penggunanya.

"Pagar pembatas jalan yang banyak hilang itu yang buat kami khawatir. Tak jarang, banyak masyarakat berkumpul di sana, baik sore maupun malam hari. Agak disayangkan saja, sepanjang jalan itu kan banyak rumah-rumah megah bertingkat, sementara kondisi jalannya seperti itu," ungkapnya.

Sementara Khairul Anwar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas tengah berupaya untuk memperbaiki pagar pembatas jalan di Selayang Pandang. Tidak jarang, pihaknya menemui kendala dalam memperbaiki infrastruktur pendukung tersebut.

"Ada oknum yang nampaknya sengaja merusak pagar pembatas jalan itu. Sebelumnya, kondisi pagar itu tidak rusak seperti sekarang ini," ungkapnya. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Sabtu (21/10/2016)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help