Keluarga Kijang Perantauan Baksos ke Kaum Duafa dan Anak Yatim, Ini Pendukung dan Targetnya

PT Lautan Intan Permata bekerjasama dengan Keluarga Kijang Perantauan (KKP) mengadakan bakti sosial dengan kaum duafa dan anak-anak yatim, Minggu

Keluarga Kijang Perantauan Baksos ke Kaum Duafa dan Anak Yatim, Ini Pendukung dan Targetnya
tribunbatam/eliza gusmeri
Suasana bakti sosial Keluarga Kijang Perantauan dengan memberikan bingkisan ke anak yatim dan kaum duafa di Batam, Minggu (23/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - PT Lautan Intan Permata bekerjasama dengan Keluarga Kijang Perantauan (KKP) mengadakan bakti sosial dengan kaum duafa dan anak-anak yatim, Minggu (23/10/2016).

Baksos pertama kali itu memberikan bantuan berupa bingkisan dan uang santunan kepada kurang lebih 50 orang duafa dan anak-anak yatim.

Kegiatan yang diselenggarakan salah satu di fast food di Batam itu hanya memberikan bantuan untuk kaum duafa dan anak-anak yatim dari Kijang saja.

"Untuk sementara kami berikan bantuan untuk perantauan atau kaum duafa dan anak-anak yatim dari Kijang dulu, nanti setelah ini kami akan memberikan bantuan untuk masyarakat umum," kata Eva, pihak PT. Lautan Intan Permata yang sekaligus sebagai pendukung acara baksos tersebut.

Menurut Lena, bendahara KKP awalnya KKP terbentuk karena jalinan silaturahmi melalui media sosial, kemudian muncul niat menyelenggarakan kegiatan sosial.

"Kegiatan ini muncul karena kami memang berniat menyalurkan bantuan sosial untuk para perantauan Kijang, selain kegiatan ini kami juga membuka dapur duafa," ujar dia.

Lena melanjutkan Dapur Duafa tersebut adalah kegiatan berbagai nasi bungkus setiap jumat kepada duafa di mesjid. Mereka menargetkan 50 nasi bungkus setiap minggu.

"Kalau kegiatan berbagai nasi bungkus ini rutin setial Jumat," ujar dia.

Selain itu, melalui kegiatan baksos tersebut KKP juga melakukan pengumpulan dana atau sumbangan dari berbagai rekan terdekat.

"Sudah ada dana yang terkumpul dari berbagai sumbangan, dana ini akan kami gunakan untuk kegiatan baksos berikutnya untuk tiga bulan ke depan," kata dia.

Lena melanjutkan ada banyak perantauan Kijang (Kepri) di Batam namun yang tergabung saat ini yang terdata di KKP baru sekitar 400-an. Dia pun berharap ke depan yang mendukung kegiatan baksos tersebut datang dari berbagai kalangan. (*) 

Penulis: Elizagusmeri
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help