Kisruh Lahan di Batam

Ternyata, Pengurusan Sistem Offline Lebih Gampang di PTSP

Ia membandingkan sewaktu mengurus IPH dengan sistem offline, cukup empat persyaratan saja, yakni KTP, PL, SHGB, dan AJB saja.

Ternyata, Pengurusan Sistem Offline Lebih Gampang di PTSP
Ketua Kadin Batam kecewa dengan pelayanan PTSP BP Batam, Senin (24/10/2016) sore. 

Laporan: Abdurrahman Mawazi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Seorang warga yang mengurus layanan di PTSP BP Batam, Daniel, mengatakan, sistem pelayanan online saat ini belum maksimal.

Menurutnya, sistem offline lebih mudah dan lebih cepat pelayanannya.

"Katanya hanya dua hari setelah pembayaran faktur. Tetapi ini sudah hampir sebulan IPH (Izin Peralihan Hak, red) belum keluar juga. Nah, kalau prosesnya pending, itu lama sekali," ujar Daniel yang mengurus untuk keperluan kliennya.

Ia membandingkan sewaktu mengurus IPH dengan sistem offline, cukup empat persyaratan saja, yakni KTP, PL, SHGB, dan AJB saja.

Masa pengurusannya pun lebih cepat karena bisa selesai dalam sehari.

Sedangkan dengan sistem online ini, persyaratan pengurusan bertambah, seperti NPWP penjual dan pembeli, sertifikat perusahaan, dan juga fatwa dari BP Batam.

"Nggak ada pengurusan IPH yang bisa selesai dalam waktu tiga hari seperti yang disebutkan itu. Semuanya terlambat. Kecuali IPH anggota DPR saja yang bisa satu hari. Yang lainnya tidak ada," ujar pegawai yang bekerja di salah satu kantor notaris itu.

Namun ia tidak mengetahui secara pasti apakah DPR yang dimaksud adalah anggota DPRD ataukan DPR RI. Intinya, katanya, manual lebih gampang dan lebih mudah.

Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved