Imigrasi Didesak Tangkap 'Toke' PSK Asing yang 'Buka Praktik' di Batam

"Tangkap toke PSK itu. Kami ingin lihat kerja pihak Imigrasi," ujar anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai.

Imigrasi Didesak Tangkap 'Toke' PSK Asing yang 'Buka Praktik' di Batam
TRIBUNNEWS
ilustrasi. PSK yang terjaring operasi di sekitar rumah dinas Bupati dan Ketua DPRD Mamuju Utara. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Persoalan Pekerja Seks Komersial (PSK) asing yang bekerja di tempat hiburan malam di Kota Batam, disorot anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Lik Khai.

Sorotan itu disampaikan saat rapat koordinasi membahas soal pengungsi imigran dengan pihak Imigrasi Klas I Khusus Batam, Selasa (25/10/2016).

Menurut Lik Khai, keberadaan PSK asing di Batam menjadi bukti lemahnya pengawasan pihak Imigrasi Batam.

Belum lagi ditambah kejadian 10 imigran Batam yang terindikasi menjadi gigolo beberapa waktu lalu.

"Memang konteksnya berlainan, tapi karena bertemu dengan orang Imigrasi, sekalian saja saya sampaikan masalah ini," kata Lik Khai saat itu.

Keberadaan PSK asing tersebut, diakuinya diketahui saat sidak Komisi I DPRD Kota Batam ke beberapa THM di Batam beberapa waktu lalu.

Lik Khai mendesak kepada pihak Imigrasi untuk segera mengambil tindakan atas kejadian ini.

"Tangkap toke PSK itu. Kami ingin lihat kerja pihak Imigrasi," ujarnya.(*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved