Barang Tangkapan Senilai Rp 2,4 M Dimusnahkan DJBC Kepri. Apa Sajakah Itu?

Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri kembali melakukan pemusnahan barang bukti pelanggaran kepabeanan, Kamis (27/10/2016).

Barang Tangkapan Senilai Rp 2,4 M Dimusnahkan DJBC Kepri. Apa Sajakah Itu?
TRIBUN BATAM/ EKO SETIAWAN
Pemusnahan miras tangkapan di Mapolresta Barelang, Rabu (29/6/2016). Foto hanya sebagai ilustrasi berita. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri kembali melakukan pemusnahan barang bukti pelanggaran kepabeanan, Kamis (27/10/2016).

Barang-barang yang dimusnahkan ini merupakan hasil penegahan sejak Januari hingga Oktober 2016.

Pemusnahan dilakukan di halaman Kanwil DJBC Khusus Kepri.

Sejumlah barang yang dimusnahkan seperti bawang merah, minuman kaleng, rokok dan lainnya .

Minuman dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan alat berat.

Sementara barang lain seperti rokok dan barang- barang bekas dimusnahkan dengan cara dibakar atau ditimbun di tanggul pelabuhan Kanwil.

Barang bukti yang dimusnahkan kali ini diperkiran bernilai sekitar Rp 2.414.988.000.

Dengan rincian, barang milik negara (BMN) ex Kepabeanan DJBC senilai Rp 1.490.758.000, milik KPPBC TMP B Rp 804.230.000 dan barang bukti sesuai pasal KUHP senilai Rp120.000.000.

"Barang- barang ini bukan hanya berasal dari Bea Cukai, melainkan juga berasal dari barang- barang yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkrah) milik Kejaksaan Karimun dan Batam," kata Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Parjiya.

Parjiya menjelaskan seharusnya barang yang statusnya telah ingkrah menjadi kewajiban jaksa sebagai eksekutor.

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved