Berbekal Visa Turis, Dua WN India Ini Bekerja sebagai Teknisi AC di Bintan. Kini Diperiksa Imigrasi

Gopql dan Amratnesh diamankan di sebuah RIG SKD Alliance dekat perairan pelabuhan PT Singatac Kawasan Industri Lobam, Kamis (27/10/2016)

Berbekal Visa Turis, Dua WN India Ini Bekerja sebagai Teknisi AC di Bintan. Kini Diperiksa Imigrasi
kompas.com/Shutterstock
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Dua warga negara India, Gopql dan Amratnesh diamankan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Imigrasi Klas IIA Tanjunguban.

Gopql dan Amratnesh diamankan di sebuah RIG SKD Alliance dekat perairan pelabuhan PT Singatac Kawasan Industri Lobam, Kamis (27/10/2016).

Jumat (28/10/2016) keduanya dalam pemeriksaan intensif.

Dua warga India itu diketahui telah lama berada di Bintan.

Mereka bekerja sebagai teknisi AC di RIG tersebut.

Saat digeledah, kedua WNA hanya bisa menunjukan Visa On Arrival/Visa Pelancong.

Izin mempekerjakan tenaga kerja asing juga tak punya.

M Noor, Humas Imigrasi Tanjunguban mengatakan, awal penangkapan WNA bermula saat ada informasi mereka terima tentang adanya di RIG SKD Alliance.

Petugas Imigrasi pun langsung mengecek laporan tersebut.

Ternyata benar, sesampai di lokasi yang menyerupai kilang minyak ditengah laut itu terdapat Gopal dan Amratnesh yang bekerja sebagai teknisi AC sedang bekerja.

"Kita periksa mereka. Keduanya warga negara India, hanya menggunakan Visa On Arrival yakni Gopal dan Amretnesh bekerja sebagai teknisi Ac di RIG tersebut,"kata Noor.

Selanjutnya, atas dugaan pelanggaran tentang keimigrasian tersebut, Timpora langsung menggiring keduanya ke Kantor Imigrasi Tanjunguban untuk dilakukan pemeriksaan.

Bila terbukti menyalahi aturan keimigrasian kata Noor, pihaknya akan mendeportasi keduannya ke negara asal.

"Masih diperiksa di kantor, kalau memang melanggar pasti kita deportasi," katanya.(*) 

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved