Merasa Belum Menerima Haknya, Pemilik Lahan Hentikan Pengerjaan Perumahan

Soni menjelaskan, dirinya sudah beberapa kali melakukan pencegahan pengerjaan lahan, tetapi pihak pengembang tidak pernah mengindahkannya

Merasa Belum Menerima Haknya, Pemilik Lahan Hentikan Pengerjaan Perumahan
Beko pengembang yang dihentikan oleh pemilik lahan, Selasa (1/11/2016) 

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Pengerjaan pematangan Lahan seluas 5,2 hekter di kawasan Marina Raya dihentikan oleh pihak pemilik lahan, Selasa (1/11/2016).

Pasalnya pemilik lahan sampai saat ini mengaku belum mendapatkan pembayaran ganti rugi lahan tersebut..

"Sampai saat ini, kita belum menerima ganti rugi lahan. Sudah beberapa kali dijanjikan akan dibayarkan oleh pengembang, tapi sampai saat ini belum ada realisasinya," kata Soni selaku ahli waris keluarga L Martin.

Soni menjelaskan, dirinya sudah beberapa kali melakukan pencegahan pengerjaan lahan, tetapi pihak pengembang tidak pernah mengindahkannya,

Dia menjelaskan bahwa lahan milik keluarganya itu dijual kepada tiga pengembang perumahan.

Dua perusahaan sudah melakukan pembayaran, bahkan satu pengembang sudah membangun rumah dan menjualnya kepada konsumen.

Sebelum pengembang menyelesaikan kewajibannya, Soni akan terus mempertahankan lahan tersebut.

Sementara itu, Sarmudin Sinaga, manager PT. Bayu Pariama Batam yang dikonfirmasi Tribun Batam menuturkan, perusahaannya sudah menyelesaikan semua kewajibannya.

"Kita sudah berikan ganti rugi lahan. Kalau ada yang mengaku belum diberikan ganti rugi, gampang saja, laporkan saja saya ke pihak berwajib," kata Sarmudin melalui sambungan telepon.

Dia menuturkan semua pembayaran ganti rugi lahan ada dokumen kuitansinya.

"Intinya kita sudah berikan ganti rugi. Di kantor semua kuitansinya lengkap," kata Sarmudin.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved