Derita Sakit Misterius, Siswi Beprestasi SMPN 3 Bintan Ini 2 Bulan Tak Sekolah. Halo Pak Bupati?

Depy Eka Putri Yani (13), siswa SMP Negeri 3 Bintan sudah dua bulan tak bersekolah. Kondisinya semakin memprihatinkan. Teman dan gurunya kehilangan

Derita Sakit Misterius, Siswi Beprestasi SMPN 3 Bintan Ini 2 Bulan Tak Sekolah. Halo Pak Bupati?
tribunbatam/aminuddin
Kondisi Deppy saat dikunjungi gurunya, Kamis (3/11/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Depy Eka Putri Yani (13), siswa SMP Negeri 3 Bintan sudah dua bulan tak bersekolah. Kondisinya semakin memprihatinkan.

Depy sejak dua bulan itu hanya bisa berada dalam rumah karena kondisinya. Dia tak bisa ke mana mana. Anak pertama dari pasangan Karso dan Harmini ini mengalami penyakit aneh. Sekujur kulit ditubuhnya seperti melepuh.

Teman teman dan gurunya di SMP 3 Bintan sangat perihatin dengan kondisi Depy. Sejak dia tak nongol di sekolah, ruangan kelas serasa sepi tanpa kehadirannya. "Depy ini siswa baik, prestasinya juga cukup bagus di sekolah, kami sangat perihatin dan sedih,"kata Sri Lestari, Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Bintan, Kamis (3/11/2016).

Menurut sang ibu, Depy mulai terkena penyakit aneh tersebut bermula saat makan sotong pada Lebaran Idul Fitri lalu. Usai makan sotong, entah mengapa dia mengalami gatal gatal. "Dia jadi gatal gatal, gatalnya itu lain lain, semacam alergi,"kata dia.

Dia sangat sedih sekali dengan kondisi yang dialami putri sulungnya itu. Keterbatasan biaya membuat Depy hanya mendapatkan perawatan seadanya. Salah satunya membawa dia ke pengobatan alternatif. Namun hingga saat ini, belum ada tanda tanda Depy sembuh. Depy belum berani dibawa ke rumah sakit akibat keterbatasan biaya.

Pihak RT setempat menyarankan, orang tua Depy menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Namun, hingga saat ini, Harmini dan Karso belum berani ke rumah sakit menggunakan kartu BPJS tersebut. Alasannya mereka tak memiliki dana. Mereka takut nanti tak mampu membayar biaya klaim pengobatan menggunakan BPJS.

Hingga saat ini, belum ada pemerintah setempat di Tanjungpinang yang mengunjungi Depy. Kebetulan, Depy tinggal di Batu 13, Jalan Nusantara, Kampung Sidomulyo. Secara administrasi wilayahnya berada di Tanjungpinang.

Depy bersekolah di SMPN 3 Bintan karena lokasi sekolahnya dengan tempat tinggalnya dekat, dan aksesnya lebih muda. "Kami berharap ada perhatian pemerintah,"kata Rahmini.

Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Bintan, Sri Lestari mengatakan, kondisi Depy saat ini membuat mereka trenyuh. Dalam waktu dekat mereka akan melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu Depy berobat ke rumah sakit.

Selain aksi penggalangan dana, pihak sekolah bersedia akan membuatkan Depy paspor jika keadaan mengharuskan dia berobat ke negeri jiran Malaysia. "Kami berharap, Depy bisa sekolah kembali. Dia anak yang baik, prestasi sekolahnya juga bagus. Kami juga berharap ada dermawan yang sudih berbaik hati mengulurkan tangannya demi dia (Depy),"kata Sri Lestari.

Senada dengan Sri, teman teman Depy di sekolah mengharapkan hal sama. Mereka sangat sedih dan kehilangan sejak Depy tak lagi bersekolah. "Kami sangat kehilangan, dia teman baik, ramah, dan suka membantu, kami sedih,"kata Ita, siswa SMPN 3 Bintan. (*) 

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved