Diduga Gelapkan BPHTB Rp 1,5 M, Kasi BPN Batam Bambang Supriyadi Ditahan Polda Kepri

Ditkrimsus Polda Kepulauan Riau (Kepri) resmi menahan Kasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam Bambang Supriyadi alias BS pada Rabu sore.

Diduga Gelapkan BPHTB Rp 1,5 M, Kasi BPN Batam Bambang Supriyadi Ditahan Polda Kepri
tribunnews batam/elizagusmeri
Gedung Polda Kepri di Nongsa, Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM -Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri) resmi menahan Kasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam Bambang Supriyadi alias BS pada Rabu (2/11/2016) sore usai diperiksa.

"Iya sudah (ditahan). Pemeriksaan masih tahap I, nanti kalau sudah tahap II kami kabari," kata Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto kepada Tribun Batam saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selular, Jumat (4/11/2016) pagi.

Lantaran masih proses perkembangan penyidikan, Budi masih enggan membeberkan pasal pemeriksaan terduga.

Ketika ditanya apakah BS sudah status tersangka, lagi-lagi Budi masih menapik.

Dia hanya mengatakan, BS ditahan bukan berarti tersangka. Namun hanya keperluan penyidikan.

"Nanti saja ya pada tahap kedua kami kabari. Sekarang belum bisa saya sampaikan. Nanti bisa kalau sudah di media tersiar nanti bisa mengganggu proses (proses penyidikan)," tambah Budi lagi.

Informasi yang dihimpun Tribun Batam, BS ditahan polisi lantaran diduga melakukan korupsi sebesar Rp1,5 miliar.

Dana Rp 1,5 tersebut merupakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang diperoleh dari suatu perusahaan.

BS selaku pejabat yang menangani BPHTB tersebut diduga tidak menyerahkan ke kas negara.

Selain itu, ada indikasi BS diduga kerap melakukan pungutan liar (Pungli) kepada beberapa pengusaha yang mengurus dokumen tanah.

Sebelum BS ditahan, dia pernah membantah tudingan yang beredar bahwa dia yakin tidak melakukan pungli dan korupsi seperti banyak diberitakan.(*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help