Angka Cerita

Inilah Daftar 10 Kota Paling Berwarna di Dunia, Satu Jadi Tempat Tinggal Bapak Dongeng HC Andersen

Inilah 10 kota paling berwarna di dunia, satu di antaranya jadi tempat tinggal pengarang terkenal HC Andersen. Simak detailnya berikut

Inilah Daftar 10 Kota Paling Berwarna di Dunia, Satu Jadi Tempat Tinggal Bapak Dongeng HC Andersen
IST
Salah satu sudut berwarna kota Burano, Italia 

Kikkert kemudian mengeluarkan perintah untuk memberi warna berbeda dan cerah bagi semua gedung di pusat kota. Kebiasaan itu kemudian berlangsung hingga saat ini.

Berbagai gedung yang ada di Willemstad saat ini merupakan contoh kehebatan gaya arsitektur Belanda.

Banyak bagian dari pelabuhan kota itu dibangun pada abad ke-17 yang setiap tahun menarik ribuan wisatawan asing.

4. Jodhpur, India
Kota Jodhpur di Rajashtan ini juga dikenal sebagai "Kota Biru" karena warna biru cerah yang digunakan untuk melapisi banyak bangunan di kota itu.

Kota tua penuh warna ini mengelilingi benteng Mehrangarh yang bersejarah. Sedikitnya ada 100 bangunan berwarna biru yang berada di dekat tembok benteng.

Warga setempat percaya para brahmana, kasta tertinggi dalam agama Hindu India, yang pada awalnya mengecat rumah mereka dengan warna biru untuk membedakan kediaman mereka dengan rumah warga berkasta lebih rendah.

Namun kemudian, kebiasaan ini ditiru sebagian besar warga dari berbagai kasta. Hasilnya, sebuah kota yang sangat unik.
Selain itu, warna biru di Jodhpur ini merupakan simbol perlawanan terhadap panas membara di gurun pasir Thar yang mengelilingi kota itu.

Warga setempat mengatakan, dengan tembok berwarna biru, suhu di dalam rumah mereka lebih sejuk dan juga berfungsi sebagai pencegah nyamuk.

6. Bo-Kaap, Afrika Selatan
Bo-Kaap yang berwarna ini berada di kaki bukit di luar kota Cape Town, Afrika Selatan. Kawasan permukiman ini dikenal dengan deretan rumah beraneka warna dan jalan sempit yang dibuat dari susunan batu bulat.

Tak hanya bangunannya yang berwarna, sejarah Bo-Kaap juga penuh warna. Pada abad ke-16 dan 17 banyak budak yang dibawa Belanda dari Malaysia, Indonesia dan wilayah Afrika lainnya tiba di Cape Town.

Halaman
1234
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved