Banjir, Mati Lampu dan Telat Antarkan Anak Sekolah. Inilah Kondisi saat Hujan Guyur Pinang Bintan

Lengkap sudah. Hujan deras di Pinang Bintan, PLN matikan listrik. Banjir di jalan, warga telat antar anak sekolah, toko gelap dan ibu-ibu belum masak

Banjir, Mati Lampu dan Telat Antarkan Anak Sekolah. Inilah Kondisi saat Hujan Guyur Pinang Bintan
tribunbatam/aminuddin
Seorang pengendara di jalanan banjir saat hujan mengguyur Tanjungpinang dan Bintan, Senin (7/11/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Hujan deras disertai petir sejak pagi diperparah dengan matinya listrik.

Hingga siang, listrik mati belum ada tanda tanda menyala. warga mengeluhkan hal itu dan bingung listrik tak menyala nyala hingga hujan mulai reda saat siang, Senin (7/11/2016).

"Listrik mati di rumah sejak pukul 07.30, setengah delapanlah, kegiatan jadi berantakan," kata Anis, warga Kawal di Kecamatan Gunung Kijang.

Dia mengatakan, lantaran mati lampu, dia sampai terlambat mengantarkan anaknya yang duduk di kelas 3 sekolah dasar. Sejumlah ruas jalan menuju sekolah juga tergenang sehingga membuat dia pelan pelan membawa kendaraannya.

Akibatnya makin kelamaan mengantarkan anak ke sekolah. "Terlambat, setengah jam terlambat. Tapi untungnya guru memakluminya,"katanya.

Belum ada pihak terkait menjelaskan penyebab mati lampu sejak pagi. Apakah ada pohon tumbang yang kemudian menggangu instalasi listrik pun belum bisa diketahui.

Di Toapaya di daerah Batu 16, listrik mati sejak pagi yang lama menyala membuat warga kesal. Pasalnya, membuat aktifitas mereka jadi terganggu.

Hal ini dikeluhkan Siti salah satunya. "Jadi gelap toko. Jadi tak masak sampai sekarang, dari pagi sampai jam dua belum juga menyala, jadi puyeng," kata dia. (*) 

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help