Gubernur Kepri Bongkar Kabinet

Anggota DPRD Kepri Persoalkan Resafel Pejabat Pemprov Mendadak, Ini Pemicunya

Tidak ada undangan untuk DPRD Kepri dalam acara pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di Pemprov Kepri berbuntut panjang. Ini reaksinya

Anggota DPRD Kepri Persoalkan Resafel Pejabat Pemprov Mendadak, Ini Pemicunya
tribuna/annemaria
Taba Iskandar 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Tidak ada undangan untuk DPRD Kepri dalam acara pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemprov Kepri berbuntut panjang.

Taba Iskandar, anggota DPRD Kepri dari fraksi Partai Golkar mengatakan DPRD Kepri akan mengundang gubernur Kepri Nurdin Basirun pada Senin (14/11/2016) nanti.

"Saya termasuk orang yang mengusulkan ke Badan Musyawarah (Banmus) untuk mengagendakan rapat kerja dengan Pak Gubernur. Banmus sudah menyetujui jadwalnya pada Senin depan," ujar Taba kepada Tribun, Selasa (8/11/2016) pagi.

Dia menjelaskan, dalam rapat kerja itu, DPRD Kepri akan mempertanyakan kebijakan gubernur Kepri terkait penggeseran, mutasi dan rotasi.

Sebab, kebijakan tersebut diambil gubernur Kepri tanpa sepengetahuan DPRD Kepri.

"Memang aturan tidak mengharuskan gubernur berkoordinasi dengan DPRD. Tetapi secara etika, DPRD sebagai mitra kerja harus diberi tahu," tegas Taba.

Kader Golkar itu menyayangkan sikap gubernur Kepri yang melakukan pergeseran, rotasi dan mutasi pejabatnya secara diam-diam.

Dia juga mengaku kecewa karena acara pelantikan para pejabat tersebut pun tidak diinformasikan kepada DPRD Kepri.

"Saya baru tahu ada pelantikan dari media sosial. Saya dengar ada kericuhan di sana. Kami tentu akan meminta penjelasan gubernur terkait semuanya," tandas Taba lagi. (*) 

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help