Pilpres Amerika Serikat 2016

Begitu Menang, Ungkapan Larangan Umat Islam ke AS Langsung Dihapus di Website Trump. Ada Apa?

Tidak sekadar menghapus rasisme Islam di website, Trump juga memperlihatkan keterbukaannya yang "hangat" terhadap sejumlah pemimpin negara Islam.

Begitu Menang, Ungkapan Larangan Umat Islam ke AS Langsung Dihapus di Website Trump. Ada Apa?
EPA
Keluarga besar Donald Trump naik panggung merayakan kemenangan mereka, Rabu (9/11/2016) pagi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Rencana kontroversial Presiden AS terpilih Donald Trump untuk larangan total pada imigran Muslim, sepertinya hanya untuk jualan kampanye.

Hal itu untuk menarik simpati masyarakat yang mengalami "islamophobia" akibat sejumlah aksi teroris di Amerika dan Eropa..

Soalnya, sehari setelah Trump dinyatakan menang dalam perebutan Gedung Putih, pernyataan rasis Trump itu menghilang dari website resminya.

Dalam pernyataan itu, Trump menyerukan larangan total Muslim untuk memasuki Amerika Serikat.

Pernyataan itu diunggah pada Bulan Desember sehingga membuat Trump diserang habis-habisan oleh kelompok minoritas di negara itu.

Namun, gagasan itu ampuh untuk menarik pemilih kulit putih, terutama di Mildwest.

Trump mengatakan dalam website-nya: 'Sampai kita dapat menentukan dan memahami masalah ini dan ancaman berbahaya, negara kita tidak bisa menjadi korban serangan mengerikan oleh orang-orang yang hanya percaya pada Jihad, dan tidak memiliki rasa alasan atau menghormati kehidupan manusia."

Reaksi bermunculan, termasuk dari Walikota London, Sadiq Khan, yang beragama Islam.

Trump tampaknya menyadari bahwa larangan total pada Muslim ini tidak praktis.

Website Trump
Halaman muka website Donald Trump yang menghapuskan kampanye rasis terhadap Islam

Hingga saat ini, hanya larangan muslim itu saja yang dihapus, sementara rencana untuk membangun dinding perbatasan dengan Meksiko tetap ada dalam wesite tersebut.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help