Disparbud Tanjungpinang Beli Empat Bentor. Gara-gara Tak Punya Ini Belum Bisa Dikomersilkan

Bentor ini tempat duduk penumpang berada di depan, tidak disamping sepeda motor seperti bentor Penyengat

Disparbud Tanjungpinang Beli Empat Bentor. Gara-gara Tak Punya Ini Belum Bisa Dikomersilkan
TRIBUN BATAM/ M IKHWAN
Wisatawan menaiki bentor Disparbud Kota Tanjungpinang belum lama ini 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tanjungpinang sudah membeli empat becak motor (bentor). Keempatnya dinamai sebagai Bentor City Tour.

Namun sampai kini bentor itu belum dioperasikan untuk komersil, karena masih menunggu Peraturan Walikota (Perwako).

Kepala Disparbud Kota Tanjungpinang Juramadi Esram mengatakan Perwako dibutuhkan sebagai payung hukum untuk memungut ongkos bagi wisatawan yang menggunakan jasa bentor tersebut.

Karena bila tidak ada Perwako, pungutan ongkos bisa masuk pungutan liar.

"Sekarang kita hanya pakai pada momen-momen wisata yang kita laksanakan.

Kalau untuk umum dan dipungut ongkos, belum, karena masih menunggu perwako," katanya, Jumat (11/11/2016).

Bentor milik Disparbud ini tidak seperti bentor yang ada di Pulau Penyengat.

Bentor ini tempat duduk penumpang berada di depan, tidak disamping sepeda motor seperti bentor Penyengat.

Bentor seperti ini umum disebut Bentor Gorontalo.(*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Sabtu, 12 November 2016

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved