Gubernur Kepri Bongkar Kabinet

Tak Ingin Salahkan Staf soal Undangan, Sekdaprov Sebut Itu Risiko Jabatan

Soal undangan pelantikan pejabat Pemprov Kepri, Sekdaprov memilih pasang badan dan meminta maaf ke DPRD Kepri

Tak Ingin Salahkan Staf soal Undangan, Sekdaprov Sebut Itu Risiko Jabatan
Pengambilan sumpah jabatan pada pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Kepri, Senin (7/11/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Sekdaprov Kepri Arif Fadillah mendaku dirinya telah memerintahkan stafnya mengirimkan undangan pelantikan pejabat Pemprov Kepri.

Namun menurutnya, perintah itu tak terlaksana. Kendati demikian, dia tak menyalahkan stafnya dan mengambil alih tanggung jawabnya.

"Saya mau bagaimana lagi. Itulah seorang pemimpin. Kendatipun staf yang buat salah, saya tetap pasang badan," ujar Sekdaprov Kepri, Kamis (10/11/2016).

Seperti diberitakan, Sekdaprov akhirnya meminta maaf kepada DPRD Kepri, Kamis (10/11/2016).

Permintaan maaf itu disampaikannya untuk menanggapi kekecewaan DPRD Kepri yang tidak diundang pada acara pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemprov Kepri, Senin (7/11/2016) awal pekan ini.

"Saya minta maaf atas kelalaian staf saya," aku Arif kepada Tribun, Kamis (10/11/2016).

Pelantikan pejabat Pemprov Kepri memang sempat memancing kritik kalangan DPRD Kepri.

Mereka menyayangkan tiadanya pemberitahuan dan undangan.

Bahkan, Jumaga Nadeak Ketua DPRD Kepri menuding Pemprov Kepri berjalan sendiri, meskipun elemen penyelenggara pemerintahan selain Pemprov Kepri juga DPRD Kepri. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved