Serangan Stroke Menghantui Tanjungpinang, Tercatat Paling Sering Akibatkan Kematian

Angka kematian akibat serangan stroke di Tanjungpinang terus meningkat. Bahkan, data Dinkes serangan stroke menjadi peringkat pertama

Serangan Stroke Menghantui Tanjungpinang, Tercatat Paling Sering Akibatkan Kematian
Humas Pemko Tanjungpinang
Walikota Tanjungpinang menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba balita sehat pada peringatan HKN di Laman Bunda, Sabtu (12/11/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Angka kematian akibat penyakit tidak menular meningkat dari tahun ketahun. Terutama kematian akibat penyakit stroke yang menduduki peringat pertama dibandingkan penyakit-penyakit lainnya.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan hal tersebut menjadi tantangan sekaligus masalah kesehatan yang harus dihadapi dan diatasi. Selain itu, masih tingginya penyakit infeksi dan muncul kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi juga harus menjadi perhatian.

"Ini menjadi ancaman bagi produktifitas bangsa ini. Bila tidak dirubah pola hidup, kemungkinan akan berlanjut," kata Lis dalam acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 di Pelataran Tourism Information Center (TIC) Gedung Gonggong, Laman Boenda Tanjungpinang Sabtu (12/11/2016).

Untuk itu, perlu upaya pendekatan promotif dan preventif yang efektif. Pada dasarnya pencegahan penyakit tidak menular maupun menular sangat tergantung pada perilaku individu, didukung dengan kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan kesehatan, serta menciptakan daya kesehatan yang berkualitas.

"Mari kita bersama-sama berupaya mencegahnya," kata Lis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam menjelaskan saat ini kematian dan kesakitan karena Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes, dan lain-lain memang meningkat. Namun kematian dan kesakitan akibat Penyakit Menular (PM) justru semakin menurun.

"Namun prevalensi penyakit secara umum masih cukup tinggi," katanya.

Rustam memaparkan, untuk periode 1990-2015 pola kematian akibat PTM semakin meningkat dari 37 persen menjadi 57 persen. Sedangkan akibat PM menurun dari 57 persen menjadi 38 persen. Kemudian akibat kecelakaan meningkat dari 7 persen menjadi 13 persen. (*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help