Anda Tak Lihat Lagi PKL di Bundaran Masjid Raya Batam? Inilah Sebenarnya yang Terjadi

Lokasi yang sering jadi ladang rezeki bagi pedagang kaki lima (PKL) itu, sudah beberapa bulan terakhir ini sepi

Anda Tak Lihat Lagi PKL di Bundaran Masjid Raya Batam? Inilah Sebenarnya yang Terjadi
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Suasana di bundaran Masjid Raya Batam yang tampak sepi dari sejumlah pedagang seperti terpantau pada Jumat (11/11/2016) malam. Tribun Dewi Haryati 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Bagi warga Batam yang suka jajan makanan ringan di Bundaran Masjid Raya (BMR) di Batam Center, mungkin saat ini heran.

Lokasi yang sering jadi ladang rezeki bagi pedagang kaki lima (PKL) itu, sudah beberapa bulan terakhir ini sepi.

Biasanya sejak sore hingga malam hari, terutama pada Sabtu dan Minggu malam, Bundaran Masjid Raya dengan view Welcome to Batam itu kerap ramai.

Hanya pada Minggu pagi, keramaian masih bisa dilihat di lokasi tersebut.

Sepinya pedagang di lokasi jualan itupun, dikeluhkan beberapa penikmat kuliner di sana.

"Kemana pedagang yang jualan di situ ya? Jadi susah cari makanan kalau lapar," ucap Rita, seorang penikmat kuliner di BMR kepada Tribun.

Seorang pedagang tak jauh dari BMR membenarkan, kini PKL tak boleh lagi berjualan di lokasi tersebut.

"Sudah tak boleh lagi jualan di situ. Ya, sejak musim haji kemarinlah. Padahal kami cuma mau cari makan," katanya.

Kepala Dinas PMPK-UKM Kota Batam, Pebrialin mengatakan, pihaknya memang melakukan penertiban PKL di lokasi BMR.

Penertiban itu dilakukan, lantaran keramaian pedagang di sana, mengundang pemilik sepeda motor dan mobil parkir di seputaran kawasan tersebut. Alhasil mengganggu lalu lintas.

"Di lokasi itu memang kami lakukan penertiban. Karena mereka (pedagang) kan memanfaatkan row jalan.
Kendaraan di situ padat. Akses orang mau ke Asrama Haji dan Masjid Raya jadi terganggu," kata Pebrialin, Jumat (11/11) kepada Tribun.

Pemko Batam, diakui Pebrialin memang belum punya solusi tempat atas penertiban PKL di BMR itu.

Lagi-lagi kendalanya soal lahan. Itu sebabnya, dia berharap BP Batam sebagai penyedia lahan di Batam, juga bisa berperan dalam penyediaan ruang terbuka hijau.

"Ya, kami juga meminta kerjasamanya dari BP Batam. Harapan kami, ada semacam sentra bagi pelaku UKM.

Agar tidak lagi memanfaatkan jalan sebagai tempat jualan," ujarnya.(*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help