Khawatir Jatuh Korban, Kondisi Pelantar di Siantan Timur Dikeluhkan. Ini Kesaksian Anggota DPRD

Kondisi pelantar di Desa Munjan, Kecamatan Siantan Timur dikeluhkan warga. Kondisinya mulai memprihatinkan. Ini kesaksian anggota DPRD Anambas

Khawatir Jatuh Korban, Kondisi Pelantar di Siantan Timur Dikeluhkan. Ini Kesaksian Anggota DPRD
Tribun Batam/ Ahmad Yani
Ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Pelantar di Desa Munjan Kecamatan Siantan Timur membutuhkan perhatian.

Tempat untuk menambatkan perahu yang terbuat dari kayu serta biasa disebut dengan tambatan perahu Pening Lalat ini, kondisinya memprihatinkan.

Firman Edi anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, beberapa papan pelantar bahkan terlihat sudah rusak.

Kondisi ini ia ketahui saat melakukan kunjungan kerja dalam daerah.

"Kondisinya memang butuh perbaikan. Kami khawatir kalau sampai ada korban ketika ada orang yang melintas di pelantar itu," ujarnya, Rabu (16/11/2016).

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini menambahkan, pelantar tersebut tidak hanya digunakan masyarakat sebagai tambatan perahu saja.

Tidak jarang, masyarakat di sana berada di pelantar tersebut untuk mendapatkan layanan komunikasi mengingat ketersediaan sinyal yang bagus di lokasi pelantar itu.

Pria yang duduk di komisi I DPRD itu pun, berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan pelantar tersebut pada APBD murni 2017 mendatang.

"Komitmen DPRD seperti itu. Paling tidak, bagaimana pelantar tersebut layak sehingga dapat dinikmati serta dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Kamis (17/11/2016)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved