Donald Trump Terpilih, Kaum Liberal New York Justru Jadi Bingung. Alhasil Mereka Bangun 'Tembok'

Kaum liberal di kota New York, warga yang bingung atas pemerintahan Republik mendatang, menemukan pelipur lara sepekan setelah pemilihan Presiden AS.

Donald Trump Terpilih, Kaum Liberal New York Justru Jadi Bingung. Alhasil Mereka Bangun 'Tembok'
KOMPAS.com
'subway therapy'." yang digagas seniman New York Matthew Chavez untuk para kaum komuter yang kesal dan kecewa dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK- Di "benteng" kaum liberal di kota New York, warga yang bingung atas pemerintahan Republik mendatang, menemukan pelipur lara sepekan setelah pemilihan Presiden AS berlalu.

Mereka ingin membangun “tembok”, namun bukan yang dibicarakan Presiden AS terpilih, Donald Trump, saat ia kampanye beberapa waktu lalu, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (16/11/2016).

Penduduk salah satu kota tersibuk di dunia itu membangun "dinding" dengan cara menempatkan catatan tulisan tangan anonim di stasiun sibuk kereta bawah tanah.

Pada Selasa, banyak catatan memberikan dukungan untuk pendatang atau mengejek janji Trump membangun dinding di sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko dan menyuruh Meksiko membayar untuk itu.

"Tembok lebih baik," kata catatan. "Ini dinding yang bisa dibangun oleh cinta," kata catatan lain.

Pemasangan lapisan dinding di bawah tanah Manhattan Union Square, yang berjudul "Subway Therapy", adalah ide dari seniman Matius "Levee" Chavez.

"Beberapa hari terakhir kita telah dibuat stres dan saya ingin memberikan orang kesempatan untuk terlibat dalam cara yang ringan dan mudah," kata dia di majalah "Quartz".

Siapa pun dapat menayangkan catatannya, dan lebih dari 10.000 orang telah melakukannya, tulis Chavez di Instagram-nya.

Calon dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dikalahkan Trump dengan 79 persen berbanding 18 persen di kota New York.

Penulis catatan tempel tersebut mengambil pendekatan yang bervariasi.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved