Ngeri! Lambung Pesawat Sriwijaya Air Sobek Disenggol Truk Servis Toilet, Penumpang Kelimpungan

Dinding luar lambung kanan pesawat Boeing 737-300 (PK-CKH) milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air sobek disenggol truk toilet. Penumpang kelimpungan

Ngeri! Lambung Pesawat Sriwijaya Air Sobek Disenggol Truk Servis Toilet, Penumpang Kelimpungan
DOK. SRIWIJAYA AIR
Bagian truk yang membuat bodi pesawat Sriwijaya Air robek di Bandara Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (18/11/2016) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN-Dinding luar lambung kanan pesawat Boeing 737-300 (PK-CKH) milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air sobek selebar kurang lebih 40 cm.

Kulit luar pesawat itu terkupas akibat ditubruk truk servis lavatory (toilet) yang sedang mundur.

Insiden ini terjadi saat pesawat sedang bongkar muat di Bandara Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (18/11/2016), sekitar pukul 10.00 Wita.

"Robek kulit pesawat sekitar 25 sentimeter panjangnya dan lebar setidaknya 15 sentimeter," kata Station Manager Sriwijaya Air di SAMS Sepinggan Roy Ferdinand Watulingas.

Pesawat dengan nomor penerbangan SJ160 ini terbang dari Jakarta dan mendarat di SAMS Sepinggan pukul 09.15 Wita. Pesawat dijadwalkan kembali terbang ke Tarakan pukul 10.00 Wita.

Bandara memberi semua layanan bagi pesawat yang datang dan hendak kembali terbang, termasuk bongkar muat bagasi dan kargo, pengisian bahan bakar,

layanan bagi turunnya penumpang tujuan Balikpapan maupun naiknya penumpang tujuan Tarakan.

Ada pula layanan katering hingga layanan pada lavatory pesawat atau bongkar isi toilet. Semua layanan itu berlangsung di sisi kanan pesawat.

Truk servis lavatory itu sebenarnya sudah menyelesaikan servis toilet di buritan pesawat. "Kemudian truk melanjutkan ke toilet bagian depan," kata Roy.

Saat truk tengah mundur mendekati dinding pesawat, truk justru tidak berhenti dan menyebabkan bagian belakang truk menabrak sisi luar pesawat.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help