Memprihantinkan! Di Karimun, 846 Warga Miskin Tinggal di Lahan Orang Lain

Hal itu diketahui dari sebaran agregat Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tahun 2015

Memprihantinkan! Di Karimun, 846 Warga Miskin Tinggal di Lahan Orang Lain
tribunnews batam / istimewa
Keluarga Miskin. foto ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Memprihatinkan! Sebanyak 846 warga miskin di Kabupaten Karimun ternyata masih menumpang tempat tinggal di atas lahan milik orang lain.

Hal itu diketahui dari sebaran agregat Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tahun 2015.

Penguasahaan lahan berstatus milik orang lain ini rinciannya, Kecamatan Moro 101 orang, Durai (19), Kundur (111), Kundur Utara (25), Kundur Barat (65), Ungar (20), Belat (40), Karimun (38), Buru (105), Meral (67), Tebing (24) dan Meral Barat (231).

Selain itu, juga ada 298 warga yang menempati tanah negara.

Rinciannya, di Kecamatan Moro 167 orang, Durai (6), Kundur Utara dan Barat 7, Ungar (8), Belat (51), Karimun (51), dan Meral Barat (2).

Sedangkan, warga miskin yang tinggal di lahan milik sendiri berjumlah 11.028 orang.

Warga miskin tersebut tersebar di Kecamatan Moro sebanyak 1.568 orang, Durai (818), Kundur (1.121), Kundur Utara (516), Kundur Barat (1.604), Ungar (271), Belat (792), Karimun (1.068), Buru (1.278), Meral (814), Tebing (597), Meral Barat (583) serta lainnya (23).

Masih berdasarkan data sebaran PBDT 2015, juga diketahui status penguasaan bangunan warga miskin di Kabupaten Karimun milik sendiri berjumlah 12.190 jiwa rinciannya Kecamatan Moro 1.837 jiwa, Durai 845 jiwa, Kundur 1.233, Kundur Utara 543, Kundur Barat 1.674, Ungar 299, Belat 885, Karimun 1.158, Buru 1.390, Meral 881, Meral Barat 820 dan Tebing 625.

"Kami menyarankan agar setiap pemerintah daerah memberikan bantuan, diharapkan memperhatikan status kepemilikan lahan dan sebaiknya status lahan dan bangunan jadi milik sendiri, agar grafik (perubahan) terlihat," ujar Asisten Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kebijakan TNP2K, G Irwan Suryanto saat menggelar pertemuan dengan Bappeda Karimun, Kamis (10/11/2016) lalu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat yang dirilis Oktober 2016, warga miskin di Kabupaten Karimun pada tahun 2015 mengalami penurunan sebanyak 560 jiwa atau sekitar 0,2 persen dibandingkan pada tahun 2014 sebanyak 15.820 jiwa atau 6,8 persen.

Saat ini jumlah warga miskin Kabupaten Karimun sebanyak 14.820 jiwa atau 6,60 persen.

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved