Pengakuan SBY Menyesal Tak Sempat Jenguk Sutan Bhatoegana

Terungkap SBY menyesal tak menjenguk Sutan Bathoegana. Ini pengakuannya saat melayat ke rumah duka

Pengakuan SBY Menyesal Tak Sempat Jenguk Sutan Bhatoegana
antara
Anggota keluarga bersama petugas makam mengangkat jenazah Sutan Bhatoegana saat dimakamkan di Pemakaman Taman Giri Tama, Desa Tonjong, Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/11). Hujan deras disertai angin kencang mengiringi prosesi pemakaman jenazah politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Siapa tak kenal dengan politisi dari Partai Demokrat yang identik dengan kalimat “Ngeri-ngeri sedap?” Sutan Bathoegana kini telah tutup usia.

Sutan Bathoegana Siregar, narapidana kasus korupsi yang juga mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, tutup usia di Rumah Sakit Bogor Medical Center, sekira pukul 08.00, Sabtu (19/11/2016).

Pria yang sering tampil lucu tersebut menghembuskan nafas terakhir akibat serangan kanker hati sejak menjalani hukuman.

Hujan deras dan angin kencang mengiringi pemakaman Sutan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Giri Tama, Bogor. Keluarga menangis histeris ketika jenazah Sutan dikebumikan.

Angin kencang bertiup dan petir menyambar, sehingga tenda di atas makam Bhatoegana roboh dan kursi-kursi ambruk.

Meski hujan deras, keluarga Sutan Bhatoegana tetap mengikuti proses pemakaman. Tampak seorang putri Sutan yang mengenakan baju serba hitam terus menangis di hadapan makam ayahnya.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Ny Ani Yudhoyono, melayat ke rumah duka. SBY mengungkapkan penyesalan tak sempat menjenguk Sutan Bhatoegana saat masih dirawat di rumah sakit.

"Saya baru kembali dari Malaysia kemarin (Jumat) sore. Saya sebenarnya ingin menjenguk, tapi Allah berkata lain, almarhum telah berpulang hari ini," katanya. SBY kemudian bercerita mengenai kenangan saat bersama Sutan di Partai Demokrat.

"Saya pribadi bersahabat dengan alharhum sejak 15 tahun yang lalu. Almarhum ini pejuang sejati, jasanya dalam politik amat besar," katanya. Saat itu mata SBY tampak berkaca-kaca.

Ia juga menyebut Sutan memiliki jasa besar dalam membangun Partai Demokrat. Menurutnya, Sutan tak pernah mundur dalam menghadapi permasalahan.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help