Super Puma, Cassa, dan CN 235 Dikerahkan Cari Heli TNI yang Hilang

"Pencarian berlangsung seluas radius 9492 kilometer nanti," kata Mujiono, Kepala Basarnas Balikpapan

Super Puma, Cassa, dan CN 235 Dikerahkan Cari Heli TNI yang Hilang
kompas.com/Dani Julius Zebua
Kasi Operasi Basarnas Balikpapan, Oktavianus, dan Kepala Basarnas Balikpapan, Mujiono (kanan), saat menunjukkan titik lokasi helikopter kini berada. Heli jenis bell ini merupakan heli milik TNI AD. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Pencarian dan penyelamatan awak dan helikopter milik TNI AD jenis Bell 412 EP dengan nomor penerbangan HA-5166 yang hilang sejak siang akan berlangsung Jumat (25/11/2016).

Tim SAR akan mendapat bantuan helikopter Super Puma dari Makassar, pesawat cassa dari Manado milik TNI AL, dan CN 235 dalam upaya pencarian melalui udara.

"Pencarian berlangsung seluas radius 9492 kilometer nanti," kata Mujiono, Kepala Basarnas Balikpapan, Kamis (24/11/2016).

Pencarian dan upaya penyelamatan juga dengan mengerahkan anggota TNI dari Batalyon Infantri 613 Raja Alam di Tarakan, Kalimantan Utara, dan Koramil setempat.

Rencananya mereka akan berangkat dari Tarakan ke Long Nawan dengan manfaatkan layanan Pelita Air dan Susi Air menuju Long Bawan.

"Semua akan didrop ke Long Bawan," kata Mujiono.

Helikopter TNI hilang di belantara Borneo. Basarnas mendeteksi heli berada di 176, 33 Km dari Bandara Juwata di Tarakan dan 40 Km dari Long Bawan sebagai titik tujuannya.

Lokasi tersebut merupakan hutan lebat dengan kontur bukit dan lembah dengan kemiringan lebih dari 45 derajat. Kawasan itu merupakan Taman Nasional Kayan Mentarang.

Belum bisa dipastikan bagaimana kondisi helikopter dan nasib dari awak kapal maupun penumpangnya.

Mujiono juga belum bisa memastikan apakah helikopter itu mendarat darurat di tengah hutan atau jatuh. Tim SAR berniat mencari via udara dan darat.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved