Kadin Batam Temui Ombudsmen di Jakarta Bawa Tiga Rekomendasi Ini Terkait BP Batam

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam Jadi Rajagukguk bersama dengan tim dari Batam menyembangi kantor Ombudsman RI (ORI) di Jakarta.

Kadin Batam Temui Ombudsmen di Jakarta Bawa Tiga Rekomendasi Ini Terkait BP Batam
tribunnews batam/istimewa
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam Jadi Rajagukguk (kanan) bersama dengan tim dari Batam menyerahkan rekomendasi terkait BP Batam ke kantor Ombudsman RI (ORI) di Jakarta. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam Jadi Rajagukguk bersama dengan tim dari Batam menyembangi kantor Ombudsman RI (ORI) di Jakarta.

Jadi mengatakan, tujuan kedatangan mereka adalah menyerahkan rekomendasi Kadin kepada Ombudsmen Pusat yang berisikan tiga hal.

Pertama, Kadin minta batalkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 148/PMK.05/2016 tanggal  30 September 2016, tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kedua, meminta ORI mengevaluasi sekaligus menganti tujuh pimpinan BP Batam saat ini.

"Dan yang ketiga adalah agar ORI merekomenasikan menyelesaikan persoalan dualisme kewenangan pemerintah daerah di Kota Batam," jelas Jadi, Sabtu (26/11/2016).

Dalam pertemuan itu , Komisioner Ombudsman RI La Ode Ida langsung menerima.

Kata La Ode, seperti diceritakan Jadi, pihaknya akan segera melaporkan kepada Ketua ORI apa-apa saja permintaan Kadin Batam.

Jadi menambahkan, pihaknya melapor ke ORI karena apa yang dilakukan BP Batam tidak prosedural.

Sementata itu, Direktur Humas dan Promosi BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan, seluruh apsek kebijakan yang ada saat ini sudah sesuai prosedural yang ada.

Kata dia, bila ada ketidakpuasan pihak tertentu adalah merupakan dinamika yang ada pada setiap kebijakan demokrasi.(*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved