Kriminalitas di Batam

TIDAK Seperti Pelaku Kejahatan Lainnya, Teguh Acungkan Jempol Saat Difoto Bersama Motor Curiannya

Pelaku pencurian bermotor atau Curanmor, ‎Muhammad Teguh Saputra, bergaya saat dirinya difoto oleh awak media di Mapolsek Batam Kota, Sabtu siang.

TIDAK Seperti Pelaku Kejahatan Lainnya, Teguh Acungkan Jempol Saat Difoto Bersama Motor Curiannya
tribunnews batam/argianto
Pelaku pencurian bermotor atau Curanmor, ?Muhammad Teguh Saputra, di Mapolsek Batam Kota, Sabtu (26/11/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎Pelaku pencurian bermotor atau Curanmor, ‎Muhammad Teguh Saputra, bergaya saat dirinya difoto oleh awak media di Mapolsek Batam Kota, Sabtu (26/11/2016).

Gaya Teguh tersebut memang tidak biasa seperti pelaku kejahatan lainnya dimana mereka biasa tertunduk saat difoto para wartawan.

Dengan santai, Teguh berdiri di sebelah motor merek APP KTM TM100-18 warna perak biru dengan nopol BP 4008 DK.

pelaku curanmor
Pelaku pencurian bermotor atau Curanmor, Muhammad Teguh Saputra, di Mapolsek Batam Kota, Sabtu (26/11/2016).

Yang lebih gokil lagi, Teguh santai duduk di atas motor tersebut sampai menunjukan jempol motornya.

pelaku curanmor di polsek batam kota
Pelaku pencurian bermotor atau Curanmor, Muhammad Teguh Saputra, di Mapolsek Batam Kota, Sabtu (26/11/2016).

 Teguh ditangkap polisi setelah mencuri motor milik Ahmad Sanuwani (20), Jumat (25/11/2016) pagi.

Ahmad  memarkirkan sepeda motornya tanpa mengunci stang di Ruko Gold Hill Blok A Nomor 04, Batam Centre.

"Baru sekitar pukul 10.00 WIB, dia diberitahu oleh temannya, kalau motor dia sudah tidak ada di parkiran," ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Arwin menceritakan kronologi Curanmor itu, Sabtu (26/11/2016).

Mendengar penuturan temannya, Ahmad pun sempat panik.

Namun tak lama, Ahmad mendapat kabar dari securiti ruko bahwa motornya sudah berada di Pos Lantas Simpang Bank BNI.

Ia pun langsung menuju pos lantas tersebut.

Di sana, pelaku Curanmor, ‎Muhammad Teguh Saputra, sudah diamankan oleh pihak polisi bersama barang bukti berupa‎ satu unit sepeda motor Merk APP KTM TM100-18 warna perak biru dengan nopol BP 4008 DK, beserta satu buah STNK motor tersebut atas nama A TJHENG.

Atas kejadian tersebut, Arwin pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan keamanan diri dan harta bendanya.

"Hindari jangan sampai menjadi korban kejahatan. Saat parkir kendaraan ingat untuk selalu mengunci stang. Kalau bisa ditambah kunci ganda, mau itu diparkir di rumah ataupun tempat lain. Hindari menyimpan barang-barang berharga di dalam jok sepeda motor maupun di dalam mobil," kata dia. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved