Empat Pilar Kebangsaan

Saat Nyat Kadir Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Ada Mahasiswa Salah Lafal Pancasila

Sekarang banyak orang tidak peduli lagi pada Pancasila. Benteng terakhir dari Pancasila ada pada TNI-Polri, pegawai negeri sipil dan sekolah-sekolah

Saat Nyat Kadir Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Ada Mahasiswa Salah Lafal Pancasila
Humas Pemprov Kepri
Anggota DPRRI Nyat Kadir mensosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada mahasiswa di Tanjungpinang, Selasa (29/11/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Ternyata masih ada mahasiswa yang salah dalam melafalkan Pancasila.

Hal itu ketahuan saat Anggota DPR RI Nyat Kadir melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Comfort Tanjungpinang, Selasa (29/11) sore.

Ke dua mahasiswa itu bahkan sempat bingung mengurutkan sila-sila Pancasila saat disuruh Nyat Kadir.

"Salah sedikit tidak apa-apa. Tapi besok-besok jangan lagi ya?" celetuk Nyat segera setelah seorang mahasiswa selesai melafal sila-sila Pancasila itu.

Nyat kemudian masuk ke inti sosialisasi empat pilar kebangsaan.

Dia mengatakan, saat ini Pancasila itu seakan ada dan tidak ada di tengah masyarakat.

Fenomena tersebut mulai mencuat setelah zaman reformasi dan pengaruh era globalisasi.

"Sekarang ini banyak orang tidak peduli lagi pada Pancasila. Benteng terakhir dari Pancasila ada pada TNI-Polri, pegawai negeri sipil dan sekolah-sekolah," kata mantan Walikota Batam itu.

Melihat fenomena ini, Nyat lalu teringat pada pengamalan Pancasila di zaman presiden Soeharto.

Nyat mengatakan, pada zaman itu, Pancasila disosialisasikan oleh pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved