Demo di Jakarta

SBY Kembali Keluarkan Unek-unek, ''Saya Diserang dan Dihabisi Tanpa Ampun''

Hampir selama tiga pekan, Presiden ke-6 RI itu memilih diam. Bahkan, katanya, dia menutup diri dan menutup komunikasi dengan berbagai kalangan

SBY Kembali Keluarkan Unek-unek, ''Saya Diserang dan Dihabisi Tanpa Ampun''
repro Kompas TV
Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keterangan pers di kediamannya Cikeas Bogor, Rabu (2/11/2016) menyikapi beberapa persoalan yang tengah dibicarakan publik saat ini. 

Laporan: Aji Bramastra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono kembali menjadi bahan perbincangan publik usai tulisannya menyebar, Senin (28/11/2016).

Tulisan berjudul `Pulihkan Kedamaian Dan Persatuan Kita' ini dimuat salah satu koran nasional.

Di media sosial, khususnya Twitter, SBY bahkan menjadi trending topic dengan hastag #SBYnegarawan.

Lantas apa yang diungkapkan ayah calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono ini dalam tulisan tersebut?

Dalam tulisan itu SBY memaparkan masalah yang dihadapi bangsa ini harus segera dicarikan solusinya.

Dalam situasi seperti ini, secara moral saya wajib menjadi bagian dari solusi. Akan menjadi baik jika saya ikut menyampaikan pandangan dan saran kepada pemimpin kita, Presiden Jokowi, agar beliau bisa segera mengatasi masalah yang ada saat ini.

Hampir selama tiga pekan, Presiden ke-6 RI itu memilih diam. Bahkan, katanya, dia menutup diri dan menutup komunikasi dengan berbagai kalangan.

"Namun, lebih dari tiga minggu ini memang saya memilih diam. Bahkan untuk sementara saya menutup komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk para sahabat, yang ingin bertemu saya (saya mohon maaf untuk itu), dari pada kami semua kena fitnah."

SBY mengaku dirinya dan keluarga difitnah menjadi biang aksi damai 4 November lalu.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved