Pilgub DKI Jakarta

Kekayaan Hampir Rp 4 Triliun, Sandiaga Janji Serahkan Gaji ke Orang Miskin

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mempunyai harta paling banyak dibandingkan kandidat gubernur dan wakil gubernur lainnya.

Kekayaan Hampir Rp 4 Triliun, Sandiaga Janji Serahkan Gaji ke Orang Miskin
Akhdi Martin Pratama
Sandiaga saat mengambil makan siang yang disediakan oleh warga Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (22/10/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mempunyai harta paling banyak dibandingkan kandidat gubernur dan wakil gubernur lainnya.

Sesuai publikasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI jakarta, pengusaha tersebut mempunyai harta mencapai Rp 3,85 triliun dan 10.347.381 dolar AS (setara Rp 134,5 miliar), alias mendekati Rp 4 triliun.

"Saya nggak pernah menghitung. Itu saya siapkan (laporkan) baru pertama kali, karena ketentuan undang-undang," ujar Sandiaga usai kampanye di Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Selasa (29/11).

Jumlah harta kekayaan tersebut dilaporkan pada 29 September lalu. Sandi mengaku sangat bersyukur terkait kekayaan yang dimilikinya itu.

Menurutnya hartanya tersebut merupakan titipan dari Tuhan. "Alhamdulilah, saya dicukupkan rezeki oleh Allah SWT," kata Sandiaga Uno.

Sandi berjanji tidak akan mengambil gaji dan tunjangan manakala terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Makanya saya berkomitmen seandainya saya terpilih dan mendapatkan amanah, apa yang saya terima nanti yaitu gaji dan tunjangan akan saya serahkan kepada kaum dhuafa," kata Sandi.

Gaji dan tunjangan itu akan diserahkan kepada Badan amil Zakat dan sejenisnya untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. "Semisal kepada rumah zakat, untuk dikelola dan diberikan kepada anak-anak yatim," katanya.

Sandi mengatakan apa yang akan dilakukannya tersebut semata-mata untuk membantu warga yang selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah.

"Saya rasa ada yang lebih berhak menerima itu daripada saya, yaitu anak-anak yatim, kaum dhuafa, mereka yang termajinalkan. Itu yang lebih diprioritaskan," tambah Sandi.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help