Home »

Bisnis

» Makro

Takut Pajak Jadi Satu di Antara Sejumlah Faktor yang Bikin UKM Indonesia Susah Naik Kelas

"Ada juga sebagian dari mereka yang secara sengaja tidak mau membesarkan usahanya karena takut pajak," ujar Nining (28/11/2016).

Takut Pajak Jadi Satu di Antara Sejumlah Faktor yang Bikin UKM Indonesia Susah Naik Kelas
Bazar makanan dan kerajinan masyarakat Pulau Kasu, Minggu (13/11/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Sebagai salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi, Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki potensi yang besar bagi Indonesia.

Namun, di saat yang sama potensi UKM untuk tumbuh dan membesarkan usahanya terbilang masih sulit.

Dr. Nining I Soesilo, MA pendiri UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mengatakan, ada banyak faktor yang membuat UKM tak berkembang atau mengembangkan usahanya.

"Ada juga sebagian dari mereka yang secara sengaja tidak mau membesarkan usahanya karena takut pajak," ujar Nining (28/11/2016).

Terlepas dari itu, Nining mengungkapkan ada beberapa faktor yang menyebabkan sektor UKM tidak berkembang.

Pertama, tidak ada visi dan misi yang jelas. Dalam lima tahun, ke mana para pelaku usaha ini akan membawa usahanya. Kedua, tidak ada pencatatan yang baik terutama soal cash flow.

"Mayoritas dana usaha dan uang rumah tangga tercampur sehingga walau penjualan bagus banyak yang tidak tahu ke mana uang mereka pergi," kata Nining.

Ketiga, sulitnya akses permodalan.

UKM tidak memiliki fasilitas akses permodalan dan dianggap tidak bankable bagi perusahaan pembiayaan.

Alhasil, kebanyakan para pelaku UKM tidak naik kelas. Mayoritas mereka tidak memproduksi produk yang mereka jual alias menjadi reseller atawa pedagang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Murni
Sumber: Kontan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help