Tim Teknis Dewan Kawasan Selesai Bahas Revisi PMK 148/2016, Ini Bocorannya

Tim Teknis Dewan Kawasan sudah selesai membahas revisi PMK 148/2016, Selasa (29/11/2016) lalu di Jakarta. Ini bocorannya

Tim Teknis Dewan Kawasan Selesai Bahas Revisi PMK 148/2016, Ini Bocorannya
www.batam.go.id
Wan Darussalam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Tim Teknis Dewan Kawasan sudah selesai membahas revisi PMK 148/2016, Selasa (29/11/2016) lalu di Jakarta.

Anggota Tim Teknis DK, Wan Darussalam memperkirakan hasil pembahasan itu, kini sudah diserahkan Ketua Tim Teknis DK PBPB Batam

yang juga Sekretaris Menko Perekonomian RI, Lukita Dinarsyah Tuwo kepada Ketua DK Nasional PBPB Batam sekaligus Menko Perekonomian RI, Darmin Nasution.

"Saya rasa sudah sampai lah. Kan satu kantor," kata Wan, Kamis (1/12/2016) di Batam Center.

Sama seperti pihak lainnya, Wan juga masih menunggu kapan pertemuan lanjutan akan diadakan.

Mengingat untuk pengambilan keputusannya, tetap mesti dibawa dalam rapat bersama dengan seluruh anggota DK.

Wan yakin waktu pertemuan tidak terlalu lama. Karena Ketua DK Nasional PBPB Batam juga komitmen agar persoalan PMK 148/2016 cepat diselesaikan.

"Yang memutuskan Dewan Kawasan, setelah putus baru dibawa ke Menteri Keuangan. Kami menunggu saja pertemuan berikutnya.

Saya rasa secepatnya, karena masalah ini juga jadi prioritas utama Pak Menko," ujarnya.

Wan menegaskan, prinsip dasarnya sudah diberikan Menko Perekonomian. Dimana tarif yang sudah rendah di PMK 148/2016 tidak boleh diubah.

Sedangkan tarif yang terlalu tinggi, diturunkan. Koridor tarif setinggi-tingginya itu berkisar 150-200% dari tarif lama.

"Koridor angkanya sudah dikasih. Oleh pak Menko mana yang sudah rendah tak boleh diubah.

Kalau terlalu tinggi diturunkan. Berapa detil angkanya, belum boleh lah disampaikan. Itu Ketua Tim Teknis yang sampaikan ke Dewan Kawasan," kata Wan. (*)

Baca Berita Terkait di Harian Tribun Batam Edisi Jumat (2/12/2016)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help