WALAH! Sudah Bawa Golok, Pakai Sebo Hitam dan Ingin Rampok Bank tapi Salah Gedung

McKeough mengambil dompet yang berisi beberapa kartu dan uang tunai 5 dolar AS (sekitar Rp 50 ribu).

WALAH! Sudah Bawa Golok, Pakai Sebo Hitam dan Ingin Rampok Bank tapi Salah Gedung
internet
Ilustrasi perampokan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, AUSTRALIA - Seorang perampok yang salah masuk gedung, yang bukan bank tapi pusat layanan kredit perumahan di Adelaide (Australia Selatan) bisa dikenai hukuman maksimum seumur hidup walau hanya mendapatkan 5 dolar Australia.

Anthony David McKeough (31) yang membawa golok pemotong daging, dan mengenakan penutup muka hitam mengancam dua orang karyawan di kantor People's Choice Credit Union di Modbury, sekitar 15 km dari pusat kota Adelaide.

People's Choice Credit Union adalah layanan kredit perumahan.

Perampokan itu terjadi 28 Mei 2015 dan polisi menahan McKeough keesokan harinya di sebuah taman caravan di Semaphore.

Dalam sidang di Pengadilan Distrik Adelaide, seorang staf yang memberikan keterangan sebagai saksi mengatakan melihat McKeough mendatangi kantornya.

Staf tadi berusaha menutup pintu namun dia mendorong pintu sambil mengancam untuk meminta uang.

Setelah diberitahu bahwa kantor itu tidak memiliki uang dan merupakan 'pusat layanan kredit', McKeough meminta staf tersebut agar dompetnya diserahkan.

Staf tersebut mengatakan dia tidak memiliki dompet.

McKeough kemudian memeriksa kantor tersebut dan mengambil sebuah tas laptop dengan charger di dalamnya.

Seorang staf lainnya mendapat ancaman, dan McKeough mengambil dompet yang berisi beberapa kartu dan uang tunai 5 dolar AS (sekitar Rp 50 ribu).

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Murni
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help