Kehadiran Bandara Jemaja Bukti Anambas Bagian NKRI, Ini Kata Tokoh Setempat

Keberadaan Bandara Jemaja menjadi bukti Anambas bagian NKRI, ini penjelasan tokoh masyarakat setempat

Kehadiran Bandara Jemaja Bukti Anambas Bagian NKRI, Ini Kata Tokoh Setempat
TRIBUNBATAM SEPTYAN MULIA ROHMAN
Sejumlah pekerja sedang melakukan pekerjaan di landasan yang akan digunakan di Bandara Jemaja. DPRD Anambas meminta bandara ini segera diberi nama 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Tokoh masyarakat di Anambas meminta kepada Pemerintah Pusat untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antar daerah.

M. Dun Ketua MUI Kabupaten Kepulauan Anambas sekaligus mewakili tokoh masyarakat mengatakan, kesenjangan pembangunan antar daerah,

menurutnya bisa menjadi cikal bakal perpecahan yang pada akhirnya berdampak pada munculnya konflik baru.

"Hadirnya bandara Letung di Pulau Jemaja menjadi bukti Anambas merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selama ini, ada keraguan dari sejumlah mayarakat apakah kami ini bagian dari NKRI. Tapi yakinlah bahwa kami bagian dari itu," ujarnya Minggu (4/12/2016).

‎Pihaknya mengatakan, loyalitas dan kesetiaan akan NKRI ini, paling tidak dapat diberikan penghargaan dalam bentuk pembangunan yang adil serta merata pada setiap daerah.

Pihaknya pun mengimbau agar jangan sampai ada kesan pembiaran khususnya pada daerah perbatasan seperti Anambas.

"Jangan sampai kesan yang timbul di masyarakat seperti itu. ‎Kehadiran perwakilan tamu dari Pemerintah Pusat dan Provinsi

yang hadir saat syukuran pengoperasian bandara di Pulau Jemaja Jumat (2/12/2016) kemarin, diharapkan masyarakat akan membawa angin baru bahwa daerah ini akan lebih maju kedepan.

Pembangunan bandara bukan hanya sekedar mempermudah akses, namun akan mempererat silaturahmi mayarakat Anambas di tiga pulau besar," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved