Mulai 2018, Warga Karimun Mulai Pakai Gas Pengganti Minyak Tanah

Pendataan sudah dilakukan pada Oktober 2016 lalu oleh PT Laras, perusahaan asal Jakarta selaku perusahaan pemenang tender surveyor di Kementerian ESDM

Mulai 2018, Warga Karimun Mulai Pakai Gas Pengganti Minyak Tanah
Tribun Batam/Argainto DA Nugroho
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Kabar gembira bagi warga Karimun.

Rencananya mulai tahun 2018 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menjalankan proyek konversi minyak tanah (mitan) ke gas minyak bumi atau Liquified Petroleum Gas (LPG).

Pendataan sudah dilakukan pada Oktober 2016 lalu oleh PT Laras, perusahaan asal Jakarta selaku perusahaan pemenang tender surveyor di Kementerian ESDM.

Meski begitu, Pemkab Karimun melalui Bagian Perekonomian menilai data hasil survei PT Laras itu belum sinkron dengan data Pemkab Karimun perihal jumlah Kepala Keluarga (KK) yang selama ini masih menggunakan BBM jenis minyak tanah.

“Data pihak surveyor diperoleh sebanyak 44.336 KK, itu jauh dengan data yang kami punya, sebanyak 70.416 KK, ada selisih sekitar 26.000-an KK.

Kami khawatir, ini akan berdampak negatif ke depannya,” ujar Kasubag Ketahanan Pangan Bagian Perekonomian Setkab Karimun, M Tohap, Senin (5/12/2016).(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Selasa, 6 Desember 2016

Penulis: Rachta Yahya
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved