Sebulan Ditambal, Jalan di KM 19 Kembali Berlubang. DPU Bintan: Itu Jalan Provinsi, Halo Pak Gub!

Baru sebulan ditambal, jalan di KM 19 Toapaya kembali berlubang. DPU Bintan berkelit itu jalan provinsi. Bagaimana ini?

Sebulan Ditambal, Jalan di KM 19 Kembali Berlubang. DPU Bintan: Itu Jalan Provinsi, Halo Pak Gub!
tribunbatam/aminnudin
Kondisi aspal yang mengelupas di jalan KM 19 Bintan, persisnya di Toapaya Selatan, Senin (5/12/2016). DPU Bintan berkelit itu jalan provinsi 

BATAM.TRBUNNEWS.COM, BINTAN-Sungguh ironis, baru satu bulan ditambal, jalan di Km 19 Toapaya Selatan dan sekitarnya kembali berlubang.

Bongkahan aspal hasil tambal bulan lalu berserakan di sisi jalan. Kondisi makin rawan.

Dari pantauan Tribun, diameter lubang jalan justru malah bertambah lebar sebelum ditambal.

Warga mengaku sampai bingung, kok bisa baru satu bulan ditambal malah rusak lagi.

"Itu baru satu bulan, mugkin satu bulan lebih lah. Tapi kok malah makin parah,"kata Asman, warga sekitar.

Rajali, pelintas jalan mengatakan, kondisinya jika diabaikan sangat rawan. Jalur makin menyempit karena pengendara harus menghindari lubang jalan.

Jika terus menerus ditekan dengan kendaraan yang melintas, bisa dipastikan lubang memakan separuh jalan.

"Kalau hujan bahaya, air tergenang dan lubangnya tak terlihat pengendara kayak kita karena tertutup air. Riskan sekali ini,"kata dia.

RT setempat, Anwar, beberapa waktu lalu sempat menancapkan pohon pisang sebagai ungkapan protes atas tak diperbaikinya jalan jalan rusak di wilayahnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bintan Juni Rianto mengatakan, jalan di KM 19 hingga Gesek yang sering dikeluhkan itu merupakan jalan provinsi.

Artinya, tanggung jawab perbaikan ada ada pihak terkait di provinsi. "Namun kita tetap perhatikan juga. Kita sampaikan kondisinya ke provinsi, bagaimana bagaimana kita tunggu dari mereka,"kata Juni. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved