Pramuka Tersesat di Hutan Sei Ladi Batam

Warga Ingin Cari Robi di Hutan Sei Ladi, tapi Dilarang Polisi. Ini Sebabnya

Melalui Ketua RT dan RW, warga bahkan meminta izin kepada kepolisian untuk melakukan pencarian Roby di hutan Sei Ladi dan kawasan Dam Duriangkang

Warga Ingin Cari Robi di Hutan Sei Ladi, tapi Dilarang Polisi. Ini Sebabnya
Warga Tiban berkumpul di Polresta Barelang terkait informasi hilangnya anggota pramuka di hutan Sei Ladi, Batam, Minggu (4/12/2016) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tidak hanya Nur Asma dan Emil yang panik dan bingung dengan kehilangan Roby, anggota pramuka yang dilaporkan tersesat di Hutan Sei Ladi, Batam, Minggu (4/12/2016).

Warga Tiban, tetangga keluarga itu juga datang berbondong-bondong ke Polresta Barelang tadi malam, sekitar pukul 23:00 WIB.

Mereka spontan datang begitu mendapat informasi ada warganya yang tenggelam.

Melalui Ketua RT dan RW, warga bahkan meminta izin kepada kepolisian untuk melakukan pencarian Roby di hutan Sei Ladi dan kawasan Dam Duriangkang.

Namun polisi melarang warga. Hal ini karena mempertimbangkan banyak hal.

Pramuka tersesat
Emil dan istrinya Nur Asma di Mapolresta Barelang, Minggu (4/12/2016) malam, setelah mendapat kabar anaknya tersesat di hutan Sei Ladi.

Waktu sudah terlalu larut untuk melakukan pencarian di hutan yang lebat itu.

Posisi tersesatnya Roby juga tidak diketahui.

"Untuk menelusuri lokasi kita harus menggunakan perahu karena tempatnya cukup jauh ke dalam. Jika menelusuri hutan, jalannya juga kita belum tahu bagaimana medannya," kata Kasat Binmas Polresta, Kompol Firdaus.

"Kita juga mempertimbangkan beberapa hal, agar jangan bertambah korban lagi. Karena kondisi sungai minim pencahayaannya. Besok, pukul 07:00 WIB, kita akan melanjutkan pencarian lagi", ujar Firdaus kepada warga.

Selain itu, kepastian bahwa Roby tenggelam, seperti dugaan sebelumnya juga belum jelas kebenarannya.

Penulis: szahri
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help