Dalam Sepekan, Satnarkoba Barelang Panen Kakap. Suhardi: Ini Hasil Kerja Keras Anggota

Penangkapan 50 ribu butir pil ekstasi ini termasuk jumlah yang luar biasa dan merupakan tangkapan kakap kedua Satnarkoba dalam sepekan ini.

Dalam Sepekan, Satnarkoba Barelang Panen Kakap. Suhardi: Ini Hasil Kerja Keras Anggota
Tribun Batam/ Anne Maria
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, Kapolresta Barelang Kombes Helmy Santika dan Direktur Narkoba Polda Kepri Kombes Jamaludin merilis penangkapan 50 ribu ekstasi tangkapan Satnarkoba Polresta Barelang, Selasa (6/12/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Suhardi Hery mengatakan, orang yang mengambil puluhan ribu ekstasi di tengah laut dengan pelku yang ditangkap, Minggu (4/12/2016) pagi di Pantai Stres berbeda.

"Ruslan Bin Jais ini hanya menerima saat barang itu sudah turun. ia kemudian menunggu perintah dari pemilik ekstasi dari Malaysia untuk menyerahkan lagi kepada orang lain," sebutnya.

Penangkapan 50 ribu butir pil ekstasi ini termasuk penangkapan yang luar biasa dan merupakan tangkapan kakap kedua dalam sepekan ini.

Pekan lalu, tujuh pengedar sabu juga dibekuk dengan barang bukti 1,4 kilogram sabu.

Baca: BREAKING NEWS Polresta Barelang Ringkus 7 Pengedar Sabu. Barang Buktinya Luar Biasa

Baca: VIDEO: Pengintaian Pengedar Sabu-sabu di Sagulung, Polisi Bekuk 7 Pelaku Berikut Sabu-sabu

Tangkapan narkoba
Kapolresta Barelang Kombes Helmy Santika dan Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Suhardi Herry mengekspose penangkapan 7 pengedar sabu, Senin (5/12/2016).

Penangkapan ini, kata Suhardi, tidak terlepas dari pemantauan yang cukup lama dan merupakan hasil kerja keras yang dilakukan oleh anggotanya di Satuan Narkoba polresta Barelang.

Suhardi mengatakan, Ruslan mendapat arahan langsung dari bandar yang ada di Malaysia untuk menjemput barang dipelabuhan Pantai Stres.

"Dia posisinya sedang menenteng tas itu ketika kita tangkap. Kita amankan dia sekitar pukul 06,30 WIB," sebut Suhardi.

Namun sejauh ini, dia sendiri tidak tahu kepada siapa barang itu diarahkan. Namun, polisi akan terus memburu jaringan ini.

"Yang kita tangkap ini bukan kurir. Kalau kurir adalah orang yang mengantar dari Malaysia ke sini. Kalau tersangka ini kan tahu bahwa barang itu narkoba dan dia bertugas menerima barang," kata Heri.

"Namun, kita pasti akan mengejar siapa orang dibalik semua ini," sebutnya.

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help