Sejumlah Anggota Dewan Walk Out Saat Rapat Paripurna di DPRD Anambas. Ini Penyebabnya

Rapat paripurna itu digelar untuk persetujuan DPRD tentang multiyears Masjid Agung dan pinjaman pihak ketiga untuk pembangunan embung

Sejumlah Anggota Dewan Walk Out Saat Rapat Paripurna di DPRD Anambas. Ini Penyebabnya
antara kepri
Anggota DPRD Anambas, Muhammad Da'i 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan aksi walk out dari rapat paripurna yang digelar Senin (5/12/2016).

Rapat paripurna itu digelar untuk persetujuan DPRD tentang multiyears Masjid Agung dan pinjaman pihak ketiga untuk pembangunan embung (waduk,red).

Fraksi Amanat Karya Indonesia Raya menjadi fraksi yang melakukan aksi walk out.

Anggota DPRD Anambas, Muhammad Da'i yang tergabung dalam fraksi itu, membenarkan aksi walkout itu.

Ditemui di depan gedung DPRD, politisi Partai Amanat Nasional itu mengatakan, sikap walk out terpaksa dilakukan setelah fraksi menyampaikan alasan serta pandangan logis dalam forum terhadap rencana pembangunan proyek tersebut.

"Sebelumnya akami sudah uraikan pandangan dan logika-logika kami. Salah satu yang menjadi pertimbangan kami, fiskal APBD yang cenderung turun," katanya.

Ia mengatakan, yang melakukan aksi walk out selain dari fraksi Amanat Karya Indonesia Raya sebanyak empat orang, dari PBB ada dua orang, dan satu orang dari Demokrat.

"Tinggal tujuh orang di tempat dari keseluruhan 14 orang yang hadir dalam paripurna tersebut," ujarnya Selasa (6/12/2016).

Da'i menjelaskan, sebelum aksi walk out dilakukan sempat dilakukan voting anggota, yang hasil imbang.

Karena tak kunjung membuahkan hasil, kemudian dibawa ke rapat pimpinan masing-masing ketua fraksi.

"Dibawa ke rapat pimpinan. Pimpinan beranggapan punya hak suara. Oleh sebab itu kami walk out.

Saya sempat tanyakan ke ketua apakah sah dengan tujuh orang, beliau katakan sah. Ya sudah, silahkan lanjut," katanya.

Da'i mengatakan, fraksi Amanat Karya Indonesia bukan tidak menyetujui pembangunan masjid dan embung, namun fraksi tidak setuju dengan sistem penganggaran yang direncanakan eksekutif.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Rabu, 7 Desember 2016

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved