Beredar Kabar Pilot Heli TNI AD yang Jatuh, Selamat! Ini Kata Kapendam Mulawarman

Informasi tersebut juga menyertakan foto dari Yohannes yang tengah duduk, didamping oleh 3 orang lain di sampingnya

Beredar Kabar Pilot Heli TNI AD yang Jatuh, Selamat! Ini Kata Kapendam Mulawarman
Facebook
Pilot Helikopter TNI jenis Bell 412-EP Yohanes Saputra yang ditemukan warga. Unggahan di media sosial ini beredar Kamis (8/12/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MALINAU - Lettu Cpn Yohanes Syahputra, salah seorang pilot pesawat Helli Bell 412 yang jatuh di sekitar kawasan Malinau Kalimantan Utara dikabarkan ditemukan dalam kondisi selamat.

Informasi ditemukannya Yohannes ini pertama kali beredar melalui media sosial, pada Kamis (8/12/2016) malam dan lantas menyebar ke beberapa grup whats app pewarta di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Informasi tersebut juga menyertakan foto dari Yohannes yang tengah duduk, didamping oleh 3 orang lain di sampingnya.

Dari foto yang beredar pilot yang diketahui bernama Lettu Cpn Yohannes tampak duduk di kursi yang didampingi dengan 3 orang laki-laki.

Seragam penerbang berwarna hijau khas TNI pun dipamerkan dalam foto tersebut.

Jika dilihat dengan seksama seragam tersebut tampak bersih dan terjaga.

Saat dikonfirmasi Kodam VI Mulawarman melalui Kepala Penerangan Kolonel Subagiyo membenarkan adanya kabar selamatnya salah satu awak kapal Helikopter TNI AD yang jatuh di kawasan Desa Long Sulid.

"Kami masih belum bisa mengatakan benar atau tidak dia (Yohanes) selamat. Tapi yang jelas kabar dan informasi iti juga sampai ke kami," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Pihaknya saat ini berkoordinasi dengan Kodim setempat terkait kebenaran informasi tersebut.

"Kami juga menunggu informasi dari sana (Kodim). Kabar terakhir mereka tengah mengkroscek kebenaran kabar tersebut," tuturnya.

Pihaknya menegaskan bahwa sampai saat ini upaya pencarian korban yang belum ditemukan masih dilakukan TNI AD. Terutama di lokasi ditemukannya Helikopter tersebut terjatuh.

"Pencarian kan masih terus dilakukan. Mencari korban yang tersisa, belum ada penghentian," katanya.

Untuk diketahui, Helikopter TNI AD tersebut lost contact pada saat hendak mengirim logistik dari Tarakan menuju Pos Long Bawan. Helli tersebut mengangkut logistik seberat 400 kg.

Helikopter tersebut membawa awak Personel Lettu Cpn Abdi, Lettu Cpn Yohanes, Lettu Cpn Ginas, Sertu Bayu, dan Praka suyanto. (*)

Editor: nandrson
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved