Bakteri Mengerikan Asal Tiongkok Rusak Berbagai Tanaman Indonesia

Ada empat WNA asal Tiongkok yang turut diamankan petugas karena sengaja membawa bakteri ini ke Indonesia

Bakteri Mengerikan Asal Tiongkok Rusak Berbagai Tanaman Indonesia
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas menunjukkan sampel biji-bijian yang sudah diberi bakteri saat ditemui di Instalasi Karantina Bandara Soetta pada Kamis (8/12/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Badan Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta, Tangerang memusnahkan berbagai tanaman pada Kamis (8/12/2016).

Tanaman tersebut dimusnahkan lantaran terdapat bakteri yang mengerikan asal dari Tiongkok dan belum pernah ada di Indonesia.

Ada empat WNA asal Tiongkok yang turut diamankan petugas karena sengaja membawa bakteri ini ke Indonesia.

a
Jajaran Badan Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta, Tangerang memusnahkan berbagai tanaman pada Kamis (8/12/2016), lantaran berdampak bakteri yang mengerikan asal dari Tiongkok.

Mereka di antaranya pria berinisial C, Q, B, dan H.

Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Antarjo Dikin menyebut bakteri tersebut bernama Erwinia Chrysanthemi.

Bakteri ini merupakan OPTK golongan A1 belum ada di Indonesia.

"Bakteri itu dapat menyerang dan menular pada tanaman - tanaman lain yang ada di Indonesia," ujar Antarjo saat ditemui di Intalasai Karantina Bandara Soetta pada Kamis (8/12).

Beberapa tanaman yang dirusak bakteri tersebut di antaranya cabai, kacang, bawang, dan kentang.

Bahkan potensi ekonomi mencapai Rp. 45 trilun kerugian Indonesia akibat perusakan bakteri terhadap tanaman - tanaman di negeri ini.

a
Jajaran Badan Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta, Tangerang memusnahkan berbagai tanaman pada Kamis (8/12/2016), lantaran berdampak bakteri yang mengerikan asal dari Tiongkok.

"Para pelaku menyewa lahan sawah di Bogor sejak 15 November 2016. Petugas Imigrasi Bogor curiga dan melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap para tersangka," katanya.

Berdasarkan hasil uji laboratorium Balai Besar Karantina Pertanian, benih - benih tanaman yang positif terinfestasi bakteri Erwina Chrysanthemi yang diberikan oleh para pelaku.

Mengingat besarnya risiko bagi pertanian nasional, maka dilakukan pencabutan tanaman - tanaman itu agar tak menular ke banyak tanaman lainnya.

"Bakteri ini menyebarnya cepat dan penyakit bagi tanaman," papar Antarjo. (dik)

Editor: nandrson
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved