Kekerasan Anak di Batam

KPPAD Kepri Serahkan Kasus Alfatih ke Polisi, Ini Dasar Laporan Eri ke Polresta Barelang

KPPAD Kepri menyerahkan kasus kematian balita Alfatih ke pihak kepolisian guna mengusut penyebab pastinya. Ini dasar laporannya ke Polresta

KPPAD Kepri Serahkan Kasus Alfatih ke Polisi, Ini Dasar Laporan Eri ke Polresta Barelang
tribunbatam/leo halawa
Balita Alfatih saat perawatan di RSUD Embung Fatimah 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Pihak Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri melaporkan kasus kematian balita Alfatih ke polisi guna mengusut penyebab pastinya.

Eri Syahrial, Wakil Ketua KPPAD Kepri mengaku telah melaporkan kasusnya ke Polresta Barelang dan berjanji mengawal kasusnya. 

Seperti diberitakan, setelah sempat dirawat sekitar 18 jam di ruang Unit Gawat Darurat RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Balita bernama Muhammad Alfatih (3) mengembuskan nafas terakhir Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 11.00 WIB.

Belum diketahui penyebab kematian bocah itu. Hanya saja, menurut penuturan Wakil Ketua Komisi Pengawasan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri Eri Syahrial, terdapat beberapa lebam di tubuh anak itu.

"Iya ada lebam di kaki, di mata, diperut. Dan terakhir diagnosa menurut dokter RSUD air kencing berdarah.

Terus cairan hitam dari paru-paru korban yang dikeluarkan dokter juga ada," kata Eri kepada Tribun Batam Sabtu (10/12/2016) sore.

Kendati, Eri mengindikasikan kuat bocah itu merupakan korban penganiayaan.

Eri pun sudah melaporkan hal tersebut ke Polresta Barelang untuk pengusutan lebihlanjut mengenai penyebab kematian.

"Kami lagi di kantor polisi Polresta Barelang ini. Kami mau buat laporan. Jasad anaknya dibawa dari RSUD Embung Fatimah ke RS Bhayangkara di Nongsa," katanya

Eri menambahkan, atas dugaan ini pihak Unit IV Polresta Barelang sudah ke lapangan untuk mengecek.

Ketika dikonfirmasi oleh Tribun Batam kepada Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian belum berhasil.

Meski dihubungi beberapa kali belum dijawab. Pesan pendek pun belum dibalas. (*)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help