Aksi Bersih Pantai di Tanjunguban Berlanjut. Warga: Lihat Pantai Bersih, Elok Rupanya

Hari Minggu (11/12/2016), mereka melanjutkan dengan aksi gotong royong di lingkungan masing masing

Aksi Bersih Pantai di Tanjunguban Berlanjut. Warga: Lihat Pantai Bersih, Elok Rupanya
TRIBUN BATAM/ AMINNUDIN
Suasana bersih-bersih pantai di Kampung Bugis, Bitan Utara, Minggu (11/12/2016 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Warga Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, memastikan, aksi bersih-bersih pantai yang diinisiasi PT Pertamina (persero) bersama Harian Kompas, Sabtu (10/12/2016) tidak akan berakhir di hari itu.

Hari Minggu (11/12/2016), mereka melanjutkan dengan aksi gotong royong di lingkungan masing masing.

Aksi hari Minggu memberikan kesadaran, pentingnya menjaga lingkungan termasuk kawasan pantai Sameko, lokasi kegiatan Ultah Pertamina ke 59 bekerjasama dengan Harian Kompas.

“Melihat pantai menjadi lebih bersih elok rupanya. Kami mau pantai itu selalu bersih, biar banyak pengunjung, dan sehat,”kata Rijani, warga sekitar.

Yang terpenting, pantai harus bersih dari sampah-sampah plastik yang biasa dibuang begitu saja usai dipakai.
Pengunjung pantai diharapkan tidak membuang sampah plastik yang dipakai ke laut.

Penjelasan yang diberikan pihak harian Kompas tentang bahayanya sampah plastik cukup membuat mereka tergugah.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk M Pambudy, sebelumnya menjelaskan, sampah plastik yang dibuang di laut sangat berbahaya.

Ninuk mengutip hasil penelitian terbaru dalam jurnal ilmiah, walapun sampah plastik itu bisa diurai, tapi ketika sudah terurai pun menjadi butir butiran halus yang mengancam kesehatan.

Butiran halus sampah terurai itu yang kemudian dimakan hewan hewan laut, ikan, kerang kerang, udang dan lainnya. Oleh manusia, hewan hewan laut itu kemudian menjadi bahan konsumsi.

“Ketika butiran halus itu menumpuk di dalam tubuh hewan hewan laut itu, dan dikonsumsi orang, kita sebagai orang yang mengkonsumsi ini menghadapi bahaya kesehatan yang sangat luar biasa,”kata Ninuk.

Bahaya dimaksud penyakit kanker, salah satunya.

Oleh karena itu, aksi gerakan pantai yang dilakukan PT Pertamina kata Ninuk merupakan langkah yang sangat tepat.

Ninuk berharap, langkah bersih pantai itu tidak sebatas kegiatan hari itu saja, namun berkelanjutan.(*) 

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 12 Desember 2016

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved