Laka Lantas Bukan Laka Kerja, Rafiq Imbau Pekerja Karimun Tidak Ngebut di Jalanan

Bupati mengimbau pekerja di Karimun tidak ngebut di jalanan. Selain risiko laka lantas, juga karena alasan ini

Laka Lantas Bukan Laka Kerja, Rafiq Imbau Pekerja Karimun Tidak Ngebut di Jalanan
net
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Ribuan pekerja perusahaan swasta Karimun setiap hari berlalu-lalang di jalan raya. Dan, kecelakaan lalulintas sering menimpa para pekerja di waktu pergi atau pulang bekerja.

Apabila di pagi dan petang hari, maka jalan raya menuju kawasan Frade Trade Zone (FTZ) Karimun yang merupakan lokasi perusahaan-perusahaan swasta akan dipenuhi oleh sepeda motor para pekerja. Diantaranya adalah jalan raya utama yang menghubungkan Kecamatan Meral dan Meral Barat.

Oleh karena itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengimbau agar para pekerja dapat mematuhi segala peraturan lalulintas serta mementingkan keselamatan diri saat berkendara.

"Jumlah pekerja ribuan orang berkendara di pagi hari. Jangan ngebut-ngebut karena mengejar waktu dan pakai helm. Jika tidak maka itu dapat mengakibatkan kecelakaan lalulintas," kata Rafiq usai pengukuhan pengurus AP3K Karimun, Minggu (11/12/2016) malam.

Diingatkan Rafiq, apabila para pekerja mengalami lakalantas maka mereka tidak akan mendapatkan asuransi atau hak-hak lain dari perusahaan. Pasalnya kecelakaan lalulintas yang bukan berhubungan dengan pekerjaan bukan lah termasuk kecelakaan kerja.

"Dan, kalau itu terjadi mereka tidak mendapatkan hak-hak mereka dari perusahaan karena tidak merupakan kecelakaan kerja. Tapi jika mengalami kecelakaan kerja maka mereka akan mendapatkan asuransi," papar Rafiq.

Sementara itu Satuan Lalulintas telah melakukan pengalihan lalulintas untuk mencegah kecelakaan yang dapat menimpa para pekerja. Beberapa waktu lalu polisi mengalihkan jalur pekerja untuk melewati PT Mos di Simpang Mutiara.

Dalam tahun 2016 ini telah terjadi beberapa kali kecelakaan lalulintas yang mengangkibatkan pekerja tewas di jalur dari atau menuju Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat. Umumnya korban yang tewas tidak menggunakan helm. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved