16 Desa Belum Tersentuh Akses Telekomunikasi, Provider Pikir-pikir Bangun Tower

Ada 16 desa di Kabupaten Anambas belum tersentuh akses telekomunikasi. Upaya mengatasi "blank spot" terkendala soal kewenangan

16 Desa Belum Tersentuh Akses Telekomunikasi, Provider Pikir-pikir Bangun Tower
Tribunnews Batam / Istimewa
Ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Layanan akses telekomunikasi belum dirasakan masyarakat Anambas secara menyeluruh. Data di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Anambas menyebut, terdapat 16 desa yang belum mendapat layanan akses telekomunikasi secara layak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadiskominfo Kabupaten Kepulauan Anambas, Jeprizal mengatakan, terdapat sejumlah hal yang menjadi kendala yang membuat pihaknya belum bisa mengoptimalkan layanan telekomunikasi di Anambas.

Selain kewenangan daerah yang sudah diambil alih ke Kementrian dalam hal pembangunan tower, sejumlah provider diakuinya memiliki pertimbangan ketika hendak membangun tower pada sejumlah desa yang belum tersentuh akses telekomunikasi tersebut, salahsatunya dari kajian bisnis.

"Kendalanya di situ. Provider pun paling tidak melihat jumlah penduduk pada suatu desa. Minimal 300 KK serta dirasa menguntungkan, baru mereka membangun (tower)," ujarnya Jumat (16/12/2016). Meskipun demikian, pihaknya berupaya untuk meningkatkan layanan telekomunikasi di Anambas, salahsatunya dengan berkoordinasi dengan sejumlah provider melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Jeprizal mengatakan, salahsatu operator bersedia untuk membangun lima tower pada sejumlah desa yang belum mendapat layanan akses internet secara layak. Adapun pembangunan lima tower tersebut meliputi Kuala Maras Kecamatan Jemaja Timur, Desa Rintis Tarempa Selatan, Desa Putik Kecamatan Palmatak, Desa Nyamuk Kecamatan Sianan Timur, termasuk kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Tinggi masing-masing tower memiliki panjang 7,2 meter. Satu tower nantinya akan menaungi tiga desa. Untuk tower yang berlokasi tidak jauh dari kantor bupati, direncanakan akan dipindah ke Batu Tambun. Rencananya tahun 2017 pembangunan itu," tutupnya. (*) 

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help