Sempat Bertahan hingga Malam di Kantor, Tuntut Pembayaran Gaji Karyawan PT MOS Demo Spontan

Puluhan karyawan PT MOS melakukan aksi demo menuntut pihak perusahaan untuk membayarkan gaji. Mereka baru bubar setelah perusahaan membayar gaji

Sempat Bertahan hingga Malam di Kantor, Tuntut Pembayaran Gaji Karyawan PT MOS Demo Spontan
tribunbatam/elhadif putra
Suasana demo spontan karyawan PT MOS di Karimun. Mereka baru bubar setelah malam harinya perusahan membayar gaji mereka 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Puluhan karyawan PT MOS melakukan aksi demo menuntut pihak perusahaan untuk membayarkan gaji mereka, Kamis (15/12/2016) petang. Bahkan para karyawan masih bertahan hingga malam hari.

Dari informasi yang dihimpun, aksi spontan para karyawan tersebut terjadi karena mereka belum menerima gaji bulan November. Aksi ini berawal sekira pukul 16.00 WIB di saat para pekerja berkumpul di depan kantor untuk antri menerima gaji.

Namun sekira satu jam berikutnya pihak perusahaan tiba-tiba berhenti membayarkan gaji karena habisnya ketersedian uang di kantor PT MOS.

"Katanya uang gaji yang mau dibagikan habis. Otomatis kawan-kawan yang belum terima jadi ribut," kata seorang karyawan PT MOS yang tidak mau namanya dikorankan.

Karena tidak terima, para karyawan mulai melakukan penuntutan agar pihak perusahaan segera membayarkan upah mereka. Mereka terus bertahan di depan kantor PT MOS untuk mendesak manajemen agar segera memberikan gaji mereka.

"Masa kita kerja gak digaji. Yang dituntut ini gaji bulan November," kata seorang pekerja lain.

Untuk meredam kekecewaan pekerja, selanjutnya pihak manajemen perusahaan meminta agar mereka dapat bersabar dan menunggu proses penukaran uang.

Karena terlalu lama menunggu, sebagian pekerja mulai pulang ke rumah masing-masing. Namun sebagian lagi masih bertahan dan menunggu di depan kantor untuk mewakili rekannya yang lain.

Sekira pukul 20.30 WIB, Bendahara PT MOS, Apin akhirnya kembali setelah menukarkan uang. Pihak manajemen kemudian melanjutkan proses pembagian gaji kepada para pekerja yang masih menunggu. (*) 

Penulis: Elhadif Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved